Publikbicara.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, mendorong kalangan santri untuk mengambil peran lebih besar dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN). Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan sosialisasi P4GN di Pondok Pesantren Ummul Quro, Kecamatan Leuwiliang, Jumat (28/11).
P4GN merupakan program nasional yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, hingga institusi pendidikan, termasuk pesantren, dalam mencegah maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Program ini meliputi sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda, kerja sama dengan BNN dan kepolisian, serta langkah-langkah komprehensif untuk menekan permintaan maupun pasokan narkotika di masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Jaro Ade menyampaikan apresiasi kepada pengurus Pondok Pesantren Ummul Quro karena berhasil menghadirkan Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, di tengah padatnya agenda nasional.
“Ini bentuk kecintaan beliau terhadap Ummul Quro dan para ulama. Tentu ini menjadi kehormatan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peran santri sangat strategis sebagai agen penyebar nilai-nilai kebaikan di masyarakat. Dengan memahami bahaya narkoba, santri diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mengedukasi lingkungan sekitar dan memperkuat benteng moral di tingkat akar rumput.
Sosialisasi P4GN di pesantren tersebut menjadi upaya berkelanjutan Pemkab Bogor dalam memperkuat generasi muda dari ancaman narkotika dan membangun lingkungan pendidikan yang bebas dari peredaran barang haram. (Red).
Ikuti saluran Publikbicara.com di WhatsApp Follow













