Beranda Hukum Boeing Mengakui Kesalahan atas Kecelakaan 737 MAX: Siap Bayar Denda Triliunan

Boeing Mengakui Kesalahan atas Kecelakaan 737 MAX: Siap Bayar Denda Triliunan

Publikbicara.com – Boeing mengakui kesalahannya atas dua kecelakaan tragis pesawat 737 MAX yang terjadi di Indonesia dan Ethiopia pada tahun 2018 dan 2019. Sebagai konsekuensi dari pengakuan ini, Boeing akan membayar denda pidana sebesar US$ 243 juta atau sekitar Rp 3,93 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.200).

Menurut laporan Reuters pada Senin (8/7/2024), kedua kecelakaan ini hanya berjarak lima bulan dan menyebabkan total 346 nyawa melayang.

Berdasarkan catatan detikcom, pada tahun 2018, pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air dengan kode penerbangan JT610 jatuh di Laut Jawa beberapa saat setelah lepas landas dari Jakarta menuju Pangkal Pinang. Insiden ini menewaskan semua 181 penumpang dan 8 kru yang berada di dalam pesawat.

Baca Juga :  Ayu Ting Ting Kembalikan Barang Hantaran Usai Pertunangannya Dengan Muhammad Fardana Dibatalkan

Hanya berselang lima bulan kemudian, tragedi serupa menimpa pesawat Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines dengan kode penerbangan ET302 yang terbang dari Addis Ababa menuju Nairobi, Kenya, pada Maret 2019.

Para keluarga korban menuntut pertanggungjawaban Boeing di pengadilan. Pengakuan bersalah ini berpotensi mengancam kemampuan Boeing untuk mendapatkan kontrak dari pemerintah, termasuk dari Departemen Pertahanan AS dan NASA. Meski demikian, Boeing masih memiliki opsi untuk mengajukan keringanan.

Boeing terjerat hukum setelah Departemen Kehakiman AS menemukan adanya pelanggaran pada tahun 2021 terkait penyelesaian dua kecelakaan tersebut di Indonesia dan Ethiopia.

Pengakuan bersalah ini masih harus mendapat persetujuan dari hakim, dan belum ada kejelasan kapan keputusan tersebut akan diumumkan.

Baca Juga :  Menteri AHY Diminta Tangani Kasus Penyerobotan Kebun Karet di Jasinga Bogor

Namun, jika disetujui, permohonan ini dapat membantu Boeing menghindari sorotan publik yang intens dalam persidangan dan menghindari paparan keputusan-keputusan internal perusahaan yang berkaitan dengan kecelakaan pesawat MAX. Selain itu, ini juga bisa mempermudah rencana akuisisi Boeing terhadap Spirit AeroSystems.

Artikulli paraprakAyu Ting Ting Kembalikan Barang Hantaran Usai Pertunangannya Dengan Muhammad Fardana Dibatalkan
Artikulli tjetërViral: Penampakan Orangutan Raksasa di Kutai Timur Membuat Heboh Warga