Beranda Daerah Bey Machmudin – Habib Luthfi Kawal Kirab Merah Putih di GBLA

Bey Machmudin – Habib Luthfi Kawal Kirab Merah Putih di GBLA

Publikbicara.com — Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin hadiri kegiatan Kirab Merah Putih bersama anggota Wantimpres Muhammad Luthfi Ali Yahya atau Habib Luthfi, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Senin (9/10/2023).

Kirab Merah Putih sendiri digelar bersama lintas elemen mulai dari unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI/ Polri, para pemuda, yang ditujukan untuk membangkitkan rasa kecintaan terhadap bangsa dan tanah air.

Kirab Merah Putih juga untuk merekatkan kebersamaan berbagai elemen masyarakat yang berkumpul dan mendapat penguatan mengenai kebangsaan.

Baca Juga :  Membentuk Generasi Emas Lewat Gotong Royong dan Refleksi: Kisah Inspiratif Para Guru di Sidrap

Jajaran Forkopimda yang terlihat hadir diantaranya Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko, dan unsur pimpinan lainnya.

Sementara itu terpantau Penjabat Gubernur Bey Machmudin, berada di atas kendaraan yang sama dengan Watimpres Habib Luthfi. Bey dan Habib Luthfi menaiki kendaraan taktis terbuka yang dikemudikan oleh Anggota TNI.

Selanjutnya rombongan kendaraan melaju menuju stadion kebanggaan warga Bandung GBLA dikawal anggota TNI/ Polri.

Dimulai dari Mapolda Jabar, Bey dan Habib Luthfi beserta jajaran Forkopimda Jabar, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur lainnya konvoi menuju GBLA dengan membawa atribut bernuansa merah putih. Bendera merah putih pun turut dikibarkan di atas kendaraan.

Baca Juga :  Tersangka Pembunuh Penjual Gorengan di Sumbar Akhirnya Ditangkap Polisi di Pondok Terpencil

Sesampainya di GBLA, ratusan peserta Apel Kebangsaan kirab Merah Putih yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, telah berkumpul dan menyambut rombongan.

Suasana riuh dan ramai terasa saat rombongan disambut marching band. Lagu- lagu pembangkit semangat kebangsaan pun mengiringi langkah para tokoh yang hadir.

Editor : Camel

Artikulli paraprakPenjegalan Anies di Gedung Indonesia Menggugat Cederai Demokrasi
Artikulli tjetërRespons Larangan Penggunaan GIM, Bey Machmudin: Kami Akan Evaluasi dan Transparan dengan Bawaslu Hingga KPU