Beranda Bogor Raya Hujan Deras TPT SMAN 1 Sukajaya Ambrol, 8 Motor Siswa Tertimbun

Hujan Deras TPT SMAN 1 Sukajaya Ambrol, 8 Motor Siswa Tertimbun

BOGOR, PUBLIKBICARA.COM – Sebuah Tebing Penahan Tanah (TPT) SMA Negeri 1 Sukajaya di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor ambrol dan menimpa 8 motor milik murid sekolah yang terjadi Selasa Sore 18 Oktober 2022. Tidak ada korban jiwa karena kondisi kendaraan sedang diparkir.

Kepala Desa Sukajaya Mamat, mengatakan, kejadian TPT yang ambrol di area parkir SMAN 1 Sukajaya itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian itu terjadi diduga akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah sukajaya.

Akibat kejadian itu, sebanyak 8 kendaraan motor milik siswa yang diparkir di tak jauh dari TPT tersebut tertimbun material longsoran.

“Tebingan dengan lebar sekitar 20 meter dan tinggi sekitar 5 meter menyebabkan 8 motor milik siswa yang diparkir tertimbun,” kata Kades Sukajaya Mamat kepada wartawan pada, Selasa 18 Oktober 2022

Baca Juga :  Satu Anggota Polsek Astana Anyar Meninggal Kena Bom Bunuh Diri

Mamat mengatakan, pihak desa, kecamatan, Kapospol Sukajaya bersama warga dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor melakukan evakuasi terhadap 8 motor yang tertimbun tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Kecamatan Sukajaya, Tirta Juwarta membenarkan kejadian tersebut. Di lokasi kejadian sudah ada TRC DBPD Kabupaten Bogor.

“Iya benar ada TPT yang longsor di lokasi parkir menimpa beberapa motor siswa yang di parkir di area parkir,” katanya.

Baca Juga :  Konsumsi Telur Khawatir Kadar Kolesterol Darah Naik? Berikut Penjelasannya

Tingginya curah hujan akir-akhir ini, Sekcam Tirta Juwarta mengimbau, kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana.

“Dalam artian ketika turun hujan ataupun sebelumnya lebih kepada hati-hati dan menghindari daerah-daerah yang memang rawan longsor,” katanya.

Selain itu, Tirta Juwarta meminta kepada semua pihak untuk tanggap bencana dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dan juga terus menerus mensosialisasikan untuk tetap waspada di lingkungan masyarakat. Alhamdulillah seperti kejadian barusan kepala desa sudah di lokasi SMA Sukajaya di TKP dan selalu mengimbau kepada RT maupun RW di grup (WA) nya RT/RW agar menyebarluaskan agar selalu, selalu dan selalu waspada,” katanya. (Fex)

Artikulli paraprakGebyar Sumpah Pemuda, DPK KNPI Kemang Perkenalkan Pelajar Mengenal Informasi Valid dan Akurat di Era Digital
Artikulli tjetërKomisi III Minta Tindak Tegas Dugaan Pencemaran Limbah Berbahaya di Leuwisadeng

Tinggalkan Balasan