26.9 C
Bogor
Sabtu, 18 September 2021

Tak Bisa Tunjukan STRP, Calon Penumpang KRL Stasiun Bojong Gede Kembali Pulang

Berita Populer

- Advertisement -

BOJONG GEDE – Hari pertama pemeriksaan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di Stasiun KRL Commuter Line Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Senin pagi (12/7/2021) tidak sedikit calon penumpang KRL yang kembali pulang.

Salah satu calon penumpang KRL Anggi (28) yang bekerja di Jakarta mengatakan, pihaknya terpaksa harus kembali pulang karena tidak bisa masuk stasiun ada pemeriksaan STRP oleh petugas.

Ia mengaku belum tahu adanya syarat wajib mulai tanggal 12 Juli 2021 selama PPKM Darurat ada pemeriksaan SRTP.

- Advertisement -

“Kecewa si, mana banyak kerjaan lagi terpaksa pulang lagi mau lewat angkutan lain ada Penyekatan juga, paling nanti telepon bos dulu agar dibuatkan STRP,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Agus (40) ia mengaku, tidak bisa naik KRL commuter line di stasiun Bojonggede lantaran dirinya tidak bisa menunjukan surat sebagai syarat untuk naik KRL.

Baca Juga :  Empat Alasan Penolakan PPN Sembako

“Saya mau vaksin di Caringin tapi ini gak bisa katanya harus bawa surat keterangan dari pihak desa rt,” katanya.

- Advertisement -

Sementara, menurut Direktur Prasarana BPTJ Jabodetabek Kementerian Perhubungan Edi Nursalam mengatakan, antrian calon penumpang untuk saat ini cukup kondusif.

Baca Juga :  Prancis Klaim Negaranya Berhasil Bunuh Salah Satu Pemimpin ISIS

Edi menambhakan, hari pertama pemeriksaan STRP di Stasiun KRL Commuter Line Bojonggede memang tidak sedikit calon penumpang yang kembali pulang.

Mereka yang pulang karena tidak menunjukkan SRTP yang bekerja disektor esensial dan kritikal.

- Advertisement -

Memang lanjutnya tidak jarang calon penumpang yang bekerja disektor informal.

“Kami pun sempat kebingungan karena masih banyak calon penumpang KRL yang ingin naik Kereta itu di sektor informal,” katanya.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 27 Orang Jadi 532

Kapolsek Bojong Gede, AKP Dwi Susanto mengatakan, situasi di Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (12/7/2021) saat pemberlakuan PPKM Darurat, berlangsung kondusif dan tidak ada penumpukan calon penumpang pengguna KRL Commuter Line.

Dwi Susanto mengatakan, tertibnya calon penumpang tidak terlepas dari evaluasi penumpukan massa yang terjadi pada pekan lalu.

Dari sana, imbuh Dwi, petugas gabungan, TNI, Polri, Pol PP, Dinas Perhubungan, langsung bergerak cepat melakukan pengawasan dan penegakan disiplin.

“Jadi Senin pagi hari ini kita sudah antisipasi pembelajaran dari minggu kemarin, kita lihat juga yang tidak memiliki STRP tidak bisa naik kereta, untuk itu kami bersama tiga pilar kami melakukan penyekatan di stasiun Bojonggede,” pungkasnya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

1 KOMENTAR

  1. Apa ka strp itu penting? Apa guna nya vaksin? Jika GX bisa di gunakan.gmna pkerja buruh lepas.jngan egois lah.sesama mncari nafkah jngan seenaknya bikin praturan.infonesia negeri kita udh hancurr hancur di buat dirinya sendiri

Tinggalkan Balasan

Bogor
broken clouds
26.9 ° C
26.9 °
26.9 °
73 %
0.2kmh
66 %
Sab
33 °
Ming
31 °
Sen
30 °
Sel
31 °
Rab
31 °

Berita terbaru

Mad Ajis : Mari Kita Buktikan Statement Cinta Bogor

BOGOR - Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Banten Dewan pimpinan cabang (DPC) Kota Bogor, keberadaanya kini telah resmi dan...

Berita Terkait
publikbicara.com

%d blogger menyukai ini: