25.7 C
Bogor
Selasa, 7 Desember 2021

Khawatir Penyebaran Covid-19, Warga Minta Pol PP Parungpanjang Turun Tangan Tertibkan PKL

Berita Populer

- Advertisement -

PARUNGPANJANG – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan pembeli di sekitar area perumahan Sentraland di Desa Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang menjadi sorotan beberapa warga pasalnya, pada setiap hari Sabtu dan Minggu terjadi kerumunan massa yang dikhawtirkan memicu penyebaran penularan Covid-19.

Menurut informasi warga, jika aparat Satgas Covid-19 Desa maupun Kecamatan tidak peka terhadap situasi ini, maka dikhawatirkan potensi penularan virus corona akan semakin berbahaya. Padahal di Kecamatan Parungpanjang sudah banyak warga terpapar dan positif terkena virus tersebut.

Seperti yang diungkapkan salah satu warga, Aris Munandar (39) mengatakan, keberadaan PKL di lokasi tersebut sudah sejak lama. Ia mengaku resah dengan kondisi kerumunan yang terjadi, apalagi banyak pedagang dan pembeli yang tidak taat protokol kesehatan 5M.

Baca Juga :  Diserang DBD, Warga Parung Lakukan Fogging
- Advertisement -

“Kondisi pandemi covid masih terjadi. saya minta aparat lebih tegas bertindak terutama dalam penggunaan masker dan prokes. Aparat Satgas harus peka terhadap hal – hal semacam ini,” ungkap Aris Munandar yang juga sebagai salah satu anggota LSM Peduli Parungpanjang, Senin (28/6/2021).

Petugas unit Satpol PP Kecamatan Parungpanjang saat turun ke lokasi
Petugas unit Satpol PP Kecamatan Parungpanjang saat turun ke lokasi

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Unit Satpol PP Parungpanjang, Dadang Kosasih mengaku, pihaknya sudah turun langsung ke lokasi untuk memberikan sosialisasi, himbauan dan memasang beberapa spanduk peringatan.

“Sebagian PKL disini adalah pindahan dari PKL di halaman mesjid Baiturahman yang telah kami bongkar beberapa waktu lalu. Ditambah PKL baru. Intinya akan kami tertibkan secepatnya,” cetus Dadang Kosasih.

Baca Juga :  Pemdes Cibuntu Bakal Terapkan Larangan Merokok Dalam Rumah
- Advertisement -

Ia menegaskan, selain mengganggu aktifitas warga lainnya karena PKL menggunakan jalan umum, saat ini juga masih kondisi pandemi covid 19 dan dilarang berkerumun terlebih harus menaati protokol kesehatan.

“Namun kami melakukan langkah persuasif dulu, karena ini jumlahnya ratusan. Saat ini kami baru lakukan imbauan dan teguran, selanjutnya akan kami panggil. Jika mereka tidak mau membongkar sendiri, maka akan kami bongkar paksa,” Tegas Hengki, sapaan akrab Dadang. (Iwan)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
light rain
25.7 ° C
25.8 °
25.2 °
90 %
1.4kmh
78 %
Sel
25 °
Rab
28 °
Kam
29 °
Jum
30 °
Sab
31 °

Berita terbaru

Gerakan Sosial BEM STKIP, Berbagi Beras Ke Ponpes dan Panti Asuhan

Bogor, Publikbicara.com - BEM STKIP Muhammadiyah Bogor lakukan aksi sosial dengan membagokam beras ke pondok pesantren dan panti...

Berita Terkait
publikbicara.com