32.6 C
Bogor
Sabtu, 18 September 2021

Tak Ngaruh Puasa dan Corona, Buruh Tetap Gelar Aksi May Day

Berita Populer

- Advertisement -

JAKARTA – Massa dari sektor buruh menggelar aksi dalam rangka memperingati Hari Buruh atau May Day di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021) pagi ini.

Adapun sejumlah serikat buruh yang turun ke jalan yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan sektor mahasiswa.

Pantauan di lokasi, massa yang turun dalam aksi ini turut memasang replika sejumlah nisan dengan tuntutan beragam. Misalnya, RIP Cuti Melahirkan hingga RIP Satuan Upah Per-jam.

- Advertisement -

Selain berorasi, massa aksi juga melakukan prosesi tabur bunga di replika nisan tersebut. Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat melalui megapon pengeras suara pun sempat mengimbau pada massa aksi untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Terpisah, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga turut menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Namun, rekayasa lalu lintas itu sifatnya situasional.

Baca Juga :  Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 27 Orang Jadi 532

“Rekayasa lalu lintas nanti sifatnya situasional,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yugo.

- Advertisement -

Nantinya, jika area Patung Kuda tertutup maka penyekatan bakal dilakukan oleh kepolisian.

Baca Juga :  Polres Bogor Selidiki Kasus Dugaan Tipikor di Disdik Kabupaten Bogor

“Nantinya jalan atau bundaran Patung Kuda tertutup masa, maka ada penyekatan,” sambungnya.

Sebelumnya, 6.394 personel gabungan TNI-Polri akan diturunkan untuk mengawal perayaan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2021.

- Advertisement -

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan jumlah itu kemungkinan akan ditambah, namun tergantung situasi besok.

“Ada 6.394 personil kemungkinan akan bersifat tambah lagi yang akan kita turunkan, gabungan TNI-Polri kemudian dari pemerintah daerah (Pemda),” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (30/4/2021).

Mengingat situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Yusri meminta kepada para buruh untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan.

Baca Juga :  Polres Bogor Selidiki Kasus Dugaan Tipikor di Disdik Kabupaten Bogor

Para buruh pun diminta belajar dari ledakan kasus Covid-19 yang terjadi di India saat ini.

“Perlu disadari untuk serikat buruh yang turun besok, jangan sampai terjadi seperti negara India. Kita tahu India hampir ada 300 ribu ribu yang positif (perhari), yang meninggal 8 ribu lebih,” kata Yusri.

Kendati demikian Yusri mengakatakan pihaknya tidak akan melarang aksi unjuk rasa yang digelar para buruh, dengan catatan penerapan protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan baik dan disiplin.

“Kami terima kasih jika ada teman-teman serikat yang mengerti situasi ini pandemi Covid-19. Tapi kami tidak melarang, jika tetap mematuhi prokes dan tertib kami tidak larang,” terang Yusri.

Untuk di Jakarta setidaknya ada sejumlah titik pusat unjuk rasa, di antaranya Patung Kuda, gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dan di gedung organisasi buruh internasional (ILO).

Sumber:Suara.com

- Advertisement -
Bogor
scattered clouds
32.6 ° C
32.6 °
31.5 °
52 %
2kmh
49 %
Sab
33 °
Ming
31 °
Sen
30 °
Sel
31 °
Rab
31 °

Berita terbaru

Mad Ajis : Mari Kita Buktikan Statement Cinta Bogor

BOGOR - Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Banten Dewan pimpinan cabang (DPC) Kota Bogor, keberadaanya kini telah resmi dan...

Berita Terkait
publikbicara.com