Pil Pahit Diterima Wanita yang Viral Karna Menuduh Tetangganya Lakukan Pesugihan Babi Ngepet

Berita Populer

- Advertisement -

BOJONGGEDE – Seorang Perempuan berusia 43 tahun yang sempat viral di media sosial karena menuduh tetangganya melakukan ritual pesugihan yang menjadi jelmaan Babi ngepet, kini harus menerima pil pahit.

Pasalnya Wati yang awalnya mengontrak bersama suaminya di Kampung Baru RT 02 RW 10, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor telah di usir warga yang dianggap telah mencemarkan nama baik kampung, pada Kamis sore (29/4/2021).

Tetangga Korban Kajor mengatakan korban terkait dengan kasus kemarin warga di Kampung Baru khususnya dari kepemudaan merasa tersinggung dan berdatangan meminta Bu Wati pergi dari Kampung Baru.

Baca Juga :  Anggota Satlinmas Leuwisadeng di 'Gembleng' PBB
- Advertisement -

Karena banyaknya massa, saya tidak anjurkan ke lokasi dan harus koordinasi dengan Ketua RW lalu dilakukan musyawarah lingkungan dan akhirnya Wati bersama suaminya pergi dari Kampung ini ke rumah mertuanya di Naggerang, Tajur Halang.

“Dari musyawarah lingkungan itu, warga meminta Ibu Wati pergi dari kampung sini. Cuma itu saja. Kemudian RT dan RW datang ke lokasi dan berkomunikasi dengan Ibu Wati dan pada akhirnya Ibu Wati sudah tidak tinggal di sini pergi dari rumah sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kojar.

Baca Juga :  Bantu Evakuasi Kendaraan Kecelakaan di Leuwisadeng Bogor, Ternyata Ini Sosok Pria Berseragam TNI

Kojar mengatakan alasan pengusiran karena warga menganggap Ibu Wati telah mencemari nama baik Kampung Baru.

- Advertisement -

“Karena isu yang berkembang itu kan yang menjadi babi adalah warga Kampung Baru. Jadi warga Kampung Baru tersinggung dan marah,” katanya.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
light rain
28.3 ° C
29.1 °
28.3 °
65 %
2kmh
62 %
Sab
30 °
Ming
30 °
Sen
30 °
Sel
30 °
Rab
30 °

Berita terbaru

Kurikulum Merdeka Belum Semuanya Diterapkan di Sekolah Dasar di Leuwisadeng Bogor

Bogor, Publikbicara.com - Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meluncurkan Kurikulum Merdeka sebagai rangkaian...

Berita Terkait
publikbicara.com