Penyebar Hoax Babi Ngepet di Depok Mengaku Ingin Terkenal

Berita Populer

- Advertisement -

DEPOK — Adam Ibrahim mengaku sengaja menyebarkan isu soal babi ngepet kepada warga di Sawangan, Depok karena ingin terkenal di kampungnya.

Kapolres Kota Depok, Kombes Imran Siregar mengatakan Adam sendiri memang merupakan seorang tokoh masyarakat di daerah sana. Namun, kurang terkenal.

“Tujuan mereka adalah supaya dia lebih terkenal di kampungnya. Karena ini merupakan salah satu tokoh lah sebenarnya, tapi tokoh nggak terlalu terkenal,” kata Imran kepada wartawan, Kamis (29/4).

Baca Juga :  Kolaborasi Katar dan Kelurahan Margajaya Bersama SKI Gelar Khitanan Massal
- Advertisement -

Lantaran motif itu, kata Imran, pelaku dan rekan-rekannya kemudian membuat cerita soal babi ngepet. Cerita itu sendiri terinspirasi dari informasi seorang warga yang mengaku kehilangan uang jutaan rupiah.

Cerita soal babi ngepet itu, kata Imran, sudah dipersiapkan oleh pelaku sejak lama, kurang lebih sekitar satu bulan.

“Jadi tersangka ini bekerjasama sekitar 8 orang membuat cerita mengarang cerita seolah-olah babi ngepet itu bener. Ternyata itu rekayasa dari tersangka dan teman-temannya,” tutur Imran.

Baca Juga :  Bantu Evakuasi Kendaraan Kecelakaan di Leuwisadeng Bogor, Ternyata Ini Sosok Pria Berseragam TNI
- Advertisement -

Polisi pun telah menetapkan Adam sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong soal babi ngepet ini.

Tersangka dijerat Pasal 14 ayat 1 dan atau Pasal 2 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Kasus ini sendiri bermula dari Depok. Setelah ditangkap, warga kemudian sepakat untuk menyembelih babi tersebut

- Advertisement -

Sumber: Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
light rain
28.3 ° C
29.1 °
28.3 °
65 %
2kmh
62 %
Sab
30 °
Ming
30 °
Sen
30 °
Sel
30 °
Rab
30 °

Berita terbaru

Kurikulum Merdeka Belum Semuanya Diterapkan di Sekolah Dasar di Leuwisadeng Bogor

Bogor, Publikbicara.com - Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meluncurkan Kurikulum Merdeka sebagai rangkaian...

Berita Terkait
publikbicara.com