32.6 C
Bogor
Minggu, 24 Oktober 2021

Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Perawat RS Siloam di Palembang

Berita Populer

- Advertisement -

PALEMBANG — Satuan Reserse Kriminal Umum Polrestabes Palembang menangkap JT, pelaku penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang, Jumat (16/4) malam. Pelaku dijemput aparat kepolisian di kediamannya di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan tanpa perlawanan.
Kepala Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang Ajun Komisaris Robert P Sihombing membenarkan penangkapan tersebut. Robert langsung memimpin penangkapan tersebut setelah mengantongi alat bukti yang cukup

“Pelaku sudah ditangkap di kediamannya dan sekarang sedang diperiksa,” ujar Robert.

Saat ini JT masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Palembang.

- Advertisement -

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Komisaris Tri Wahyudi enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait penangkapan dan pemeriksaan terhadap JT. Belum diketahui secara pasti apakah JT telah ditetapkan sebagai tersangka atau belum.

Baca Juga :  Penjualan Telur Tak Layak Konsumsi di Pasar Leuwiliang Disidak

“Besok rilis pukul 06.00,” ujar Tri singkat.

Diketahui, salah satu perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan, Christina Ramauli S (28) melaporkan salah satu keluarga pasien berinisial JT ke Polrestabes Palembang karena telah menganiaya dirinya, Jumat (16/4). Akibat kejadian tersebut, Christina mengalami luka lebam di wajah dan perut.

- Advertisement -

Dalam video berdurasi 35 detik tersebut, terlapor JT yang mengenakan topi putih dan kaos merah terlihat menjambak Christina yang baru saja dibantu berdiri dari posisi duduk oleh rekannya.

Baca Juga :  Pada 2024, Jokowi Targetkan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal

Tampak petugas keamanan dan pengunjung rumah sakit melerai dan mencegah JT untuk kembali menganiaya Christina. Korban pun kemudian berlari meninggalkan JT untuk menyelamatkan diri.

JT pun sempat mengaku sebagai anggota polisi saat berupaya dilerai. Hal tersebut diakui oleh para perawat dan petugas keamanan yang ada pada saat JT menganiaya perawat Christina Ramauli.

- Advertisement -

Saat ini perawat Christina sedang dirawat karena luka yang dialaminya. Korban pun mengalami trauma psikis usai kejadian tersebut. Manajemen RS sudah menyerahkan bukti rekaman CCTV dan para perawat yang menjadi saksi kejadian untuk melengkapi berkas perkara yang diperlukan kepolisian.

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
overcast clouds
32.6 ° C
32.6 °
31.3 °
49 %
2.5kmh
86 %
Ming
33 °
Sen
32 °
Sel
32 °
Rab
31 °
Kam
32 °

Berita terbaru

TNI AL Siapkan 700 Dosis Vaksin untuk Warga Desa Cibuntu

CIAMPEA - Sebanyak 700 dosis vaksin sinovac di siapkan TNI Angkatan Laut (AL) pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga...

Berita Terkait
publikbicara.com