30.4 C
Bogor
Minggu, 24 Oktober 2021

Youtube Telah Hapus 83 Juta Video dan 7 Miliar Komentar

Berita Populer

- Advertisement -

JAKARTA — YouTube menyatakan telah menghapus lebih dari 83 juta video dan 7 miliar komentar sejak tahun 2017 hingga saat ini. Penghapusan dilakukan karena melanggar Pedoman Komunitas.

Algoritma pembelajaran mesin YouTube juga diklaim telah berhasil secara otomatis menandai hingga 94 persen konten yang melanggar, sementara sisanya dilakukan secara manual.

Melansir Technave, berdasarkan grafik yang disajikan di blog resmi, jumlah konten yang melanggar per 10.000 penayangan turun dari 0,7 persen menjadi 0,18 persen.

- Advertisement -

Oleh karena itu, YouTube mengklaim akan terus mengembangkan algoritma pembelajaran mesin mereka untuk lebih mengurangi jumlah konten yang melanggar di platformnya.

YouTube menyampaikan telah memperkenalkan Laporan Penegakan Pedoman Komunitas untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas seputar upaya kami untuk melindungi penonton pada tahun 2018.

Baca Juga :  Terpilih Secara Aklamasi KH. Azis Sarnata Kembali Nakhodai PD Mathla'ul Anwar Kabupaten Bogor

Dalam laporan itu, YouTube menyajikan konten yang dihapus karena melanggar kebijakan, dan termasuk jumlah video yang dihapus, cara konten yang melanggar itu pertama kali diidentifikasi, alasan penghapusan, dan banyak lagi.

- Advertisement -

“Selama bertahun-tahun, kami terus membagikan metrik tambahan, seperti jumlah pengajuan banding konten dan pemulihan berikutnya,” kata Director YouTube Trust and Safety, Jennifer O’Connor.

O’Connor menyampaikan Rasio Penayangan yang Melanggar (VVR) membantu menentukan berapa persentase penayangan di YouTube yang berasal dari konten yang melanggar kebijakan.

Baca Juga :  Langkah-langkah Cara Download Mp3 Dari YouTube Pakai Snaptube

Data VVR juga dianggap memberikan konteks penting tentang bagaimana perusahaan melindungi komunitas. Metrik lain seperti waktu penyelesaian untuk menghapus video yang melanggar, juga dinilai penting.

- Advertisement -

“Namun, video tersebut tidak sepenuhnya menangkap dampak sebenarnya dari konten yang melanggar pada penonton. Misalnya, bandingkan video melanggar yang mendapatkan 100 penayangan tetapi bertahan di platform kami selama lebih dari 24 jam dengan konten yang mencapai ribuan penayangan dalam beberapa jam pertama sebelum penghapusan,” katanya.

Lebih dari itu, YouTube yakin VVR adalah cara terbaik untuk memahami bagaimana konten berbahaya mempengaruhi penonton, dan untuk mengidentifikasi dimana YouTube perlu melakukan peningkatan.

Sumber:Cnn Indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Bogor
broken clouds
30.4 ° C
30.6 °
29 °
76 %
0.5kmh
65 %
Ming
31 °
Sen
32 °
Sel
32 °
Rab
31 °
Kam
31 °

Berita terbaru

TNI AL Siapkan 700 Dosis Vaksin untuk Warga Desa Cibuntu

CIAMPEA - Sebanyak 700 dosis vaksin sinovac di siapkan TNI Angkatan Laut (AL) pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga...

Berita Terkait
publikbicara.com