Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

Berita Populer

Aksi Pencurian Kambing Digagalkan Warga

LEUWISADENG - Saat warga sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih, kawanan maling beraksi hendak mencuri kambing milik warga di...

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Ada Perbaikan di Jalan Raya Cigudeg, Arus Lalin Macet

CIGUDEG - Ruas jalan raya Cigudeg-Jasinga sedang dilakukan pengerjaan pengecoran jalan di kilometer 38, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor sebabkan...

Camat Leuwisadeng Minta Warga Tingkat Siskamling

LEUWISADENG - Adanya aksi kawanan pencurian di wilayah Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor yang berhasil di gagalkan oleh warga di...

Mendag Bakal Perketat Perdagangan E-Commerce Yang Nakal

JAKARTA -- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan pihaknya tengah menyiapkan regulasi untuk mengatur dan memperketat perdagangan e-commerce. Ini dilakukan...
- Advertisement -

CIBUNGBULANG – Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa Ciaruteun Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Sabtu (27/2/2021).

Awal pada tanggal 09 Januari 2020 membuat surat pernyataan dari pihak E-warung atas nama M.Ridwan di Kampung Cigola, RT 01RW 04, Kepada Agil Supriyadi, Kampung Cimanggu 2 RT 02 RW 01, Desa Ciaruteun Udik, Kecamatan Cibungbulang.

“Sebelum saya melakukan penyaluran di rumah saya membuat surat pernyataan tanggal 9 januari 2021 dua belah pihak atas nama M. Ridwan ke pihak Agil Supriyadi, di karenakan M. Ridwan sudah tidak mau menyalurkan bantuan Program BPNT, di karena mau kerja,” kata Agil Supriyadi.

- Advertisement -

Agil mengatakan, demi kelancar penyaluran KPM yang ada di Desa Ciaruteun Udik dengan surat pernyataan untuk memakai mesin EDC atas nama M. Ridwan. dirinya mengaku, bahwa baru mau menyanggupi dengan alasan menyalurkan hanya sementara, sampai ada arahan selanjutnya.

“Karena saya juga punya etika gak bisa menyalurkan kalau gak ada kesepakatan, selang berjalan bulan kedua menyalurkan dua kali perluasan Mandiri kita salurkan tanggal 10 Februari 2021 dan penyaluran migrasi BNI ke Mandiri tanggal 24 Febuari 2021,” ujarnya.

Agil menjelaskan, bahwa ia sifatnya hanya penyaluran saja, kalaupun ada keluhan dari pihak KPM terkait apa pun itu belum ada. Hanya ada beberapa kartu KKS yang tidak bisa di Transaksikan dan tidak ada saldonya. kemudian dirinya memberikan arahan kepada KPM agar di urus ke banknya tersebut.

- Advertisement -

“Kalau ada pun terkait bahan telur, beras, buah dan kacang hijau silahkan konfirmasi saja dengan suplier sembako Tria Sakanca Rancabungur, saya hanya membagikan saja yang sifatnya sementara,” jelasnya.

Asep unang sekalu staf kecamatan Cibungbulang yang saat itu menjadi PJS Kepala Desa Ciaruteun Udik membenarkan, bahwa Agil Supriyadi menyalurkan sebagai E-warung sifat nya hanya sementara dikarenakan M. Ridwan sudah tidak mau sebagai penyalur E- warung lagi pada tanggal 10 Januari 2021.

“Saya pun sudah memberitahukan kepada kepala desa yang baru untuk segera menunjuk, warga yang ingin menjadi Agen E- warung yang sesuai dengan pedoman Pedum BPNT,” pungkasnya.

- Advertisement -

(Tim)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Berita Terkait
publikbicara.com