DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

Berita Populer

Aksi Pencurian Kambing Digagalkan Warga

LEUWISADENG - Saat warga sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih, kawanan maling beraksi hendak mencuri kambing milik warga di...

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Ada Perbaikan di Jalan Raya Cigudeg, Arus Lalin Macet

CIGUDEG - Ruas jalan raya Cigudeg-Jasinga sedang dilakukan pengerjaan pengecoran jalan di kilometer 38, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor sebabkan...

Camat Leuwisadeng Minta Warga Tingkat Siskamling

LEUWISADENG - Adanya aksi kawanan pencurian di wilayah Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor yang berhasil di gagalkan oleh warga di...

Mendag Bakal Perketat Perdagangan E-Commerce Yang Nakal

JAKARTA -- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan pihaknya tengah menyiapkan regulasi untuk mengatur dan memperketat perdagangan e-commerce. Ini dilakukan...
- Advertisement -

CIBUNGBULANG – DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas dan terbungkus plastik di Kecamatan Tanah Sereal Kota Bogor, sempat berpamitan ke keluarga untuk mengerjakan tugas.

Menurut keterangan tante korban Anis , bahwa korban yang duduk di kelas XI di SMAN 1 Cibungbulang sempat pamit ke keluarga.

“Kata neneknya, dia pergi keluar rumah untuk mengerjakan tugas. Dari kemarin tidak pulang. Tiba-tiba dengar kejadian seperti ini,” ujar Anis kepada wartawan pada Kamis (25/20/2021).

- Advertisement -

Anis mengatakan selama ini korban juga bekerja disalah satu salon kecantikan. Namun, dirinya tidak mengetahui lokasi detail tempat korban bekerja.

“Dia juga kan kerja kecantikan gitu. Tapi tidak tahu lokasi detailnya,”katanya.

Anis mengaku anak pertama dari dua bersaudara dikenal sebagai anak yang pendiam.

- Advertisement -

“Almarhumah ini pendiam anaknya. Kemarin itu terakhir bertemu di hari Senin. Dia nganterin adiknya ke sekolahan. Setelah itu saya tidak ketemu lagi,” ungkapanya.

Lebih lanjut Anis mengatakan, bahwa korban sempat pamit untuk mengerjakan tugas sekolah. Ketika berangkat, keluarga juga tidak merasakan firasat yang aneh.

Pihak keluarga juga menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. “Saya berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” tukasnya.

- Advertisement -

Hingga saat ini, suasana di rumah korban terus didatangi warga. Kesedihan juga terlihat dari para tetangga dan keluarga korban yang datang ke rumah keluarga korban.

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Berita Terkait
publikbicara.com