Mega Proyek Bomang Belum Lama Selesai Dikerjakan Ambles

Berita Populer

Aksi Pencurian Kambing Digagalkan Warga

LEUWISADENG - Saat warga sedang melaksanakan ibadah sholat tarawih, kawanan maling beraksi hendak mencuri kambing milik warga di...

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Ada Perbaikan di Jalan Raya Cigudeg, Arus Lalin Macet

CIGUDEG - Ruas jalan raya Cigudeg-Jasinga sedang dilakukan pengerjaan pengecoran jalan di kilometer 38, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor sebabkan...

Camat Leuwisadeng Minta Warga Tingkat Siskamling

LEUWISADENG - Adanya aksi kawanan pencurian di wilayah Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor yang berhasil di gagalkan oleh warga di...

Mendag Bakal Perketat Perdagangan E-Commerce Yang Nakal

JAKARTA -- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan pihaknya tengah menyiapkan regulasi untuk mengatur dan memperketat perdagangan e-commerce. Ini dilakukan...
- Advertisement -

KEMANG- Mega proyek jalan Bojonggede – Kemang berada di wilayah Desa Jampang Kecamatan Kemang yang baru rampung pengerjaanya mengalami amblas. Padahal, proyek tersebut menelan biaya besar dan belum ada setahun sudah rusak.

Kepala Desa Jampang, Wawan Hermawan mengatakan, amblasnya bahu jalan bomang yang berada di RT 02, RW 02 membuat warganya resah. Pasalnya bahu jalan yang lebih tinggi dan bisa berdampak buruk ke 10 rumah warga disekitar.

“Kurang lebih ada 10 rumah yang berdekatan dengan amblasnya bahu jalan bomang. Saya meminta secepat mungkin bahu jalan yang amblas diperbaiki. Bila perlu dibuat turap untuk menahan kekuatan jalannya,” kata Wawan kepada wartawan, Kamis (24/2/2021).

- Advertisement -

Wawan menghimbau kepada warganya yang rumahnya berdekatan dengan bahu jalan yang amblas. Agar waspada saat hujan turun karena dikhawatirkan ada amblas atau longsor susulan.

“Saya himbau agar lebih hati-hati, tadi saya lihat ke lokasi sudah dipasangi bambu untuk menahan longsoran tanah tersebut,” cetusnya

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom menjelaskan bahwa kondisi ini masih tanggung jawab pihak kontraktor, karena masih masa masuk kedalam perawatan.

- Advertisement -

“Kalau tidak ada perbaikan atau dibiarkan tanpa ada perbaikan itu sangat salah. Apalagi, proyek ini menelan anggaran yang cukup besar dan masih ada tahapan selanjutnya,” tutupnya.

(Cep rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Konsleting Listrik, Bangunan Ponpes di Cigudeg Terbakar

CIGUDEG - Diduga akibat konsleting listrik sebuah bangunan pondok pesantren milik ustad Dodi di kampung susukan, Desa Banyuwangi, Kecamatan...

Berita Terkait
publikbicara.com