25 C
Bogor
Selasa, 26 Januari 2021

Kades Parakan Muncang Ingatkan Warga Waspada Bencana

Berita Populer

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor Meninggal Dunia Karena Covid-19

JAKARTA - Kabar duka datang dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor meninggal...

Dugaan Pemotongan Dana Bantuan Bencana, Ini kata PJS Kades Harkat Jaya

SUKAJAYA - PJS Kepala Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya angkat bicara perihal adanya dugaan pemotongan bantuan bencana dari BPBD Kabupaten...

Kritik Bupati “Mohon maaf jalan sedang diperbaiki, tapi bohong”

BOJONGGEDE - Di Kabupaten Bogor, Jawa barat selalu ada hal yang unik mengkritik Pemerintah. Seperti warga Pabuaran, Kecamatan Bojong...

Diduga Disunat, Warga Harkat Jaya Pertanyakan Nominal Bantuan Bencana

SUKAJAYA - Warga Kampung Cikaung, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya penerima bantuan rehabilitasi rumah warga terdampak bencana alam yang terjadi...

Pemdes Leuwiliang Bongkar Puluhan Warung Dekat Terminal Diduga Dijadikan Warem

LEUWILIANG --Dibantu Anggota Pol PP Kecamatan pemerintah Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Minggu (24/1/2021) membongkar puluhan warung dekat kawasan Terminal...
- Advertisement -

NANGGUNG- Pemerintah Desa (Pemdes) Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Tetap antisipasi bencana, walaupun di tahun 2021 tidak seperti awal tahun 2020 lalu, mengingat banyak titik rawan longsor di Desa tersebut.

Kepala Desa Parakan muncang, Mauludin mengatakan, agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan ia selalu menghimbau dan mengingatkan warganya bahkan tidak lepas memonitor dengan RT/RW setempat.

“Alhamdulillah untuk awal tahun 2021 ini di Desa kita tidak ada bencana yang sangat serius, hanya terjadi banjir, banjir itupun juga memang dari kali yang kita tidak prediksi. Kekhawatiran tetap ada, ketika terjadi hujan kita selalu menghimbau bahkan memonitor ke tiap Rw dan RT, ” Kata mauludin.

- Advertisement -

Mauludin Menegaskan untuk di Kampung Cogreg wilayah pegunungan yang sering terjadinya longsor, namun untuk di titik lain terjadi banjir karena meningkatnya pemukiman warga menjadi sempitnya sodetan.

“Ketika curah hujannya tinggi debit air pasti naik , yang terjadi di desa kita salah satunya banjir dan longsor, tapi alhamdulillah sejauh ini tidak terjadi bencana, ” Tegasnya.

Ia pun akan membentuk Desa tanggap bencana (Destana) yang mana program yang di haruskan di masing masing desa, menurutnya walaupun di desanya belum terbentuk tetapi memumpunyai tujuan untuk itu.

- Advertisement -

“mengingat ada dua titik wilayah yang memang rawan sekali longsor dan di titik lain banjir yang mengharuskan kita untuk membentuk Desa Tanggap Bencana (Destana), ” Tutup mauludin.

(Andri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Mendag Isyaratkan Perdagangan RI Tahun Lalu Terseok-seok

JAKARTA -- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengisyaratkan perdagangan RI pada tahun lalu terseok-seok. Ibarat kata, mengikuti lomba lari jarak...

Ahli Kesehatan Khawatir Ancaman Virus Nipah Jadi Pandemi Berikutnya

JAKARTA -- Para ahli kesehatan di dunia khawatir dengan ancaman virus Nipah sebagai pandemi berikutnya setelah Covid-19 yang masih berlangsung. Berikut gejala virus Nipah,...

Pesan Berantai Soal Vaksin Covid-19 Sinovac Bisa Rusak Otak Adalah Hoaks

JAKARTA -- Beredar pesan berantai bahwa vaksin Covid-19 asal Sinovac yang dipakai Indonesia dan sudah disuntikkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbahaya karena bisa...

Pengurus Katar Cibungbulang Resmi dikukuhkan

CIBUNGBULANG - Setelah dilantik, pengurus Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cibungbulang melakukan pengukuhan anggota masa bakti 2021-2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cibungbulang, Selasa...

Usai Dilantik Jokowi, Komjen Listyo Gelar Upacara Sertijab

JAKARTA - Polri mengatakan Komjen Listyo Sigit Prabowo akan melaksanakan upacara tradisi serah terima Panji Polri Tribrata di ruang Rupatama Mabes Polri, usai dilantik...

Berita Terkait
publikbicara.com