26.7 C
Bogor
Selasa, 26 Januari 2021

Habib Rizieq dan RS Ummi Bogor Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penghambat Uji Swab

Berita Populer

Dugaan Pemotongan Dana Bantuan Bencana, Ini kata PJS Kades Harkat Jaya

SUKAJAYA - PJS Kepala Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya angkat bicara perihal adanya dugaan pemotongan bantuan bencana dari BPBD Kabupaten...

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bogor Meninggal Dunia Karena Covid-19

JAKARTA - Kabar duka datang dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor meninggal...

Kritik Bupati “Mohon maaf jalan sedang diperbaiki, tapi bohong”

BOJONGGEDE - Di Kabupaten Bogor, Jawa barat selalu ada hal yang unik mengkritik Pemerintah. Seperti warga Pabuaran, Kecamatan Bojong...

Diduga Disunat, Warga Harkat Jaya Pertanyakan Nominal Bantuan Bencana

SUKAJAYA - Warga Kampung Cikaung, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya penerima bantuan rehabilitasi rumah warga terdampak bencana alam yang terjadi...

Pemdes Leuwiliang Bongkar Puluhan Warung Dekat Terminal Diduga Dijadikan Warem

LEUWILIANG --Dibantu Anggota Pol PP Kecamatan pemerintah Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Minggu (24/1/2021) membongkar puluhan warung dekat kawasan Terminal...
- Advertisement -

JAKARTA-Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan Habib Rizieq Shihab dan Direktur Utama (Dirut) RS Ummi Bogor dr Andi Tatat sebagai tersangka kasus dugaan pidana menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular terkait pengambilan uji swab.

Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan, penyidik juga menetapkan menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas sebagai tersangka. Sehingga ada tiga orang yang dinaikkan status hukumnya sebagai tersangka.

PN Jakarta Selatan Terima Kesimpulan Praperadilan Habib Rizieq dan Polda Metro Jaya

- Advertisement -

“Penyidik sudah melaksanakan gelar dan menetapkan 3 (tiga) orang sebagai tersangka, Rizieq, dr Tatat dan Hanif Alatas,” kata Andi saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021).

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, polisi akan berencana melakukan pemeriksaan terhadap mereka. “Minggu ini rencananya (pemeriksaan),” ujar Andi.

Dalam hal ini, RS Ummi Bogor dilaporkan dengan nomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA. Adapun pasal yang disangkakan yakni Pasal 14 Ayat 1, 2 UU Nomor 4 Tahun 1984.

- Advertisement -

Dalam laporannya, RS Ummi Bogor diduga menghalangi atau menghambat Satgas dalam penanganan atau penanggulangan wabah penyakit menular Covid-19 yang akan melakukan swab tes terhadap salah satu pasiennya yang diduga terpapar Covid-19.

RS Ummi Kota Bogor dinilai tidak memberikan penjelasan yang utuh terkait protokol proses penanganan terhadap pasien tersebut.

Sumber: Sindonews

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Mendag Isyaratkan Perdagangan RI Tahun Lalu Terseok-seok

JAKARTA -- Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengisyaratkan perdagangan RI pada tahun lalu terseok-seok. Ibarat kata, mengikuti lomba lari jarak...

Ahli Kesehatan Khawatir Ancaman Virus Nipah Jadi Pandemi Berikutnya

JAKARTA -- Para ahli kesehatan di dunia khawatir dengan ancaman virus Nipah sebagai pandemi berikutnya setelah Covid-19 yang masih berlangsung. Berikut gejala virus Nipah,...

Pesan Berantai Soal Vaksin Covid-19 Sinovac Bisa Rusak Otak Adalah Hoaks

JAKARTA -- Beredar pesan berantai bahwa vaksin Covid-19 asal Sinovac yang dipakai Indonesia dan sudah disuntikkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbahaya karena bisa...

Pengurus Katar Cibungbulang Resmi dikukuhkan

CIBUNGBULANG - Setelah dilantik, pengurus Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cibungbulang melakukan pengukuhan anggota masa bakti 2021-2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cibungbulang, Selasa...

Usai Dilantik Jokowi, Komjen Listyo Gelar Upacara Sertijab

JAKARTA - Polri mengatakan Komjen Listyo Sigit Prabowo akan melaksanakan upacara tradisi serah terima Panji Polri Tribrata di ruang Rupatama Mabes Polri, usai dilantik...

Berita Terkait
publikbicara.com