27.9 C
Bogor
Kamis, 25 Februari 2021

50 Anak di Rumpin Disunat Massal

Berita Populer

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

CIBUNGBULANG - DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas...

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...

Kisah Janda Tua Yang Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Seorang warga miskin terdampak, Nenek Ane (50 tahun) seorang janda yang tinggal di rumah reyot berdinding bilik...
- Advertisement -

RUMPIN – Mandiri Amal Insani Foundation menggandeng kelompok pemuda Silaturahmi Warga Rumpin (SWR), menggelar acara khitanan masal dengan dihadiri peserta sebanyak 50 anak. Kegiatan itu dilakukan di Kapung Gunung Karang RT09/02, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

“Khitanan massal kali ini, berbeda pada masa sebelumnya. Khitanan dengan jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 50 anak ini kesemuanya tertib menggunakan masker,” kata penanggung Jawab kegiatan Khitanan Massal, Mukhtar.

Ia menuturkan, peserta dan pendamping sebelumnya, dilakukan screening dengan melakukan Tes Rapid. Selain itu, mengurangi kerumunan serta tidak terpasang tenda. Hal itu, agar peserta sesegera meninggalkan lokasi khitananan ketika selesai acara.

- Advertisement -

“Protokol kesehatan kami jaga betul dalam perhelatan khitanan massal di masa New Normal ini, kita wajibkan seluruh peserta yang hadir untuk menggunakan masker dan menjaga jarak,” beber Muhtar.

Menurutnya, kegiatan Khitanan yang dilaksanakan oleh Mandiri Amal Insani Foundation ini juga, kali pertama dilakukan di luar gedung Mandiri. Hal ini, demi mengurangi tingkat kerumunan yang terjadi dalam pelaksanaannya.

“Acara ini berkat kerja sama antara Mandiri Amal Insani Foundation serta kelompok pemuda yang punya sosial Silaturahmi Warga Rumpin. Sedangkan untuk Tim Medis dilaksanakan oleh LKC Dompet Dhuafa Jakarta,” ucapnya.

- Advertisement -

Muhktar menjelaskan, antusias masyarakat begitu tinggi. Terbukti dari jumlah yang terdaftar dari total sebelumnya hanya dua peserta yang berhalangan hadir, dan untuk peserta yang tidak berkesempatan hadir saat ini, akan dilakukan pendaftaran kembali pada kesempatan yang akan datang.

“Khitanan ini sifatnya rangkaian kegiatan, karena selain di lokasi ini dilaksanakan juga dibeberapa tempat, diantara nya di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bogor dan beberapa diwilayah luar daerah lainnya,” tukas Muhtar.

Terpisah, Santoso mengaku, sangat berterima kasih atas bantuannya. Terlebih disaat pandemi ini, bisa menyunati putranya yang baru berumur delapan tahun.

- Advertisement -

“Rizki Ramdhani anak yang yang baru umur 8 tahun. Allhamdulilah atas bantuannya itu, anak saya bisa disunat,” tukas Santoso.

(Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Siapkan Pemakaman, Keluarga Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

CIBUNGBULANG - DP yang meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Berita Terkait
publikbicara.com