Anies Minta Satpol PP Perketat Prokes Jelang Nataru

Berita Populer

Ketua DPC Kabupaten Bogor Anton Sebut KLB Deli Serdang Ilegal dan Abal Abal

BOGOR - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H. Anton Sukartono Suratto, menolak dengan tegas perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB)...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Sparepart Handphone Naik Karena Corona

Kemang - Pasca pemerintah menghentikan sementara ekspor - impor dari negara Cina karena virus Corona harga sparepart handphone naik....

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nanggung Tanami Pohon Pisang Di Tengah Jalan

NANGGUNG-Kurang perhatian pemerintah Jalan Kabupaten Curugbitung-Malasari membuat warga sekitar kesal sehingga menanami pohon pisang dan pohon pepaya di tengah...

Penyuap Sekdis PKPP Kabupaten Bogor Tidak Ditersangkakan, Kejari : Tanya Penyidik

BOGOR-Kasus suap sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor memasuki fase menunggu tuntutan dari Jaksa Penuntut...
- Advertisement -

JAKARTA — Menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan jajaran Satpol PP memperketat pengawasan protokol kesehatan. Instruksi itu merupakan bentuk upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) pascalibur akhir tahun.

Perintah tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengendalian Kegiatan Masyarakat dalam Pencegahan Covid-19 di Masa Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Melakukan penegakan hukum dalam hal terjadi pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan mengikutsertakan perangkat daerah terkait, dan unsur kepolisian dan/atau TNI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” demikian kutipan instruksi yang dilihat CNNIndonesia.com, Kamis (17/12).

- Advertisement -

Anies juga memerintahkan jajaran Satpol PP untuk tetap memperketat protokol kesehatan di area publik dan tempat lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang. Anies menegaskan, ketentuan pembatasan kegiatan atau aktivitas paling banyak lima orang selama libur Natal dan tahun baru.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Kabinet Indonesia Kerja itu juga memerintahkan para camat serta lurah di lingkungan DKI untuk memantau pelaksanaan pengendalian kegiatan masyarakat selama masa libur akhir tahun tersebut.

Tidak hanya itu, Anies juga menginstruksikan Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Biro Dikmental) di DKI untuk berkoordinasi dengan pemuka agama terkait penyelenggaraan Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

- Advertisement -

Ia juga meminta Biro Dikmental untuk memastikan Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE.23 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal di Masa Pandemi Covid-19 tersampaikan kepada pengelola rumah ibadah.

Sementara itu, penyebaran Covid-19 di Jakarta juga masih terjadi. Berdasarkan Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, hingga Rabu (16/12), jumlah kasus di Jakarta mencapai 156.343 kasus.

Dari jumlah total kasus tersebut, sebanyak 141.365 dinyatakan sembuh, dan 3.010 orang meninggal dunia.

- Advertisement -

Positivity rate atau persentase kasus positif di Jakarta juga masih cukup tinggi, sebesar 8,4 persen. Angka itu masih di atas standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Prediksi Timnas U-23 VS Bali United

JAKARTA - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Bali United pada uji coba kedua di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (7/3)....

Berita Terkait
publikbicara.com