AY Penuhi Panggilan Polda Jabar Terkait Kerumunan Di Megamendung

Berita Populer

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Kasus ‘Sekdis’ PKPP, Chairul Huda : Bisa Dinyatakan Bebas

BANDUNG - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor tanggal 3...
- Advertisement -

BOGOR — Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin hadir memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Selasa (12/12). Ade datang untuk dimintai keterangan terkait kerumunan massa simpatisan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Megamendung, Selasa (15/12).

Sebelumnya Ade sempat dipanggil untuk diklarifikasi namun tak hadir lantaran terpapar Covid-19. Ade tiba di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar sekitar pukul 09.40 WIB. Ia tiba bersama sejumlah orang lainnya. Belum ada pernyataan apapun dari dia saat akan masuk ke gedung.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago mengonfirmasi terkait pemeriksaan terhadap Ade Yasin hari ini.

- Advertisement -

“Untuk Bupati Bogor hari ini sudah dilakukan pemanggilan dan yang bersangkutan masih dalam memberikan keterangan di Ditkrimum Polda Jabar. Tadi berlangsung mulai jam 10.00 WIB,” kata Erdi.

Terkait pemeriksaan ini, Erdi mengatakan penyidik akan memintai keterangan seputar kebijakan penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

“Ya tentunya (terkait aturan), karena ini fokus masalah Megamendung,” ujarnya.

- Advertisement -

Selain Ade Yasin, penyidik akan meminta keterangan pada dua orang ahli epidemiologi dan hukum. Akan tetapi tidak disebut dengan rinci nama ahli yang dimintai keterangan itu.

“Ada beberapa di antaranya ahli dari epidemiologi, dan hukum dari salah satu universitas terkemuka di Jabar,” kata Erdi.

Kasus yang tengah diselidiki ini bermula saat Rizieq menghadiri acara di Pondok Pesantren Alam Agrokultural beberapa pekan lalu. Massa yang hadir dalam acara tersebut meluber dan tak menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

- Advertisement -

Polisi mengatakan ada potensi tersangka dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan. Meski demikian, hingga saat ini penyidik belum menjerat satu pun tersangka. Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Dalam kasus ini, kepolisian menggunakan Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP.

Sumber : Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pedestrian Cikempong Banjir, Ketua Dewan Minta Komisi III Cek Lapangan

CIBINONG - Hujan yang mengguyur wilayah Cibinong dan sekitarnya sebabkan jalan Kolonel Edi Yoso, Cikempong, Pakansari tergenang bagaikan kolam...

Berita Terkait
publikbicara.com