27.8 C
Bogor
Minggu, 28 Februari 2021

Sri Mulyani : Pemerintah Cadangkan Anggaran Rp35,1 T Untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Berita Populer

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Kasus ‘Sekdis’ PKPP, Chairul Huda : Bisa Dinyatakan Bebas

BANDUNG - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor tanggal 3...
- Advertisement -

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah mencadangkan anggaran sebesar Rp35,1 triliun pada 2020 yang dialokasikan untuk pengadaan vaksin dan kegiatan imunisasi vaksin COVID-19.

“Ini termasuk pengadaan vaksin yang tadi malam tiba,” kata Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Senin (7/12/2020).

Menurut Sri Mulyani, pengadaan melalui penugasan yakni BUMN Bio Farma dengan seluruh lembaga baik dalam dan luar negeri.

- Advertisement -

Pengadaan vaksin COVID-19, kata dia, direncanakan akan berjalan selama beberapa tahun dari tahun 2020 hingga 2022 menyesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk 2020, lanjut Sri Mulyani, Kementerian Kesehatan sudah membelanjakan Rp 637,3 miliar untuk pengadaan vaksin yakni tiga juta dosis vaksin Sinovac dan 100 ribu dosis vaksin dari Cansino.

Sementara itu dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020, pemerintah mengalokasikan Rp 96,17 triliun untuk bidang kesehatan yang difokuskan untuk belanja penanganan COVID-19.

- Advertisement -

Adapun realisasi belanja itu, kata Sri Mulyani, di antaranya sudah dikucurkan pembayaran insentif kepada tenaga kesehatan mencapai 727,4 ribu orang orang dengan total pencairan mencapai Rp 7,69 triliun.

Pemerintah juga memberikan uang duka kepada 200 tenaga kesehatan dalam bentuk santunan kematian Gugus Tugas COVID-19 sebesar Rp 3,22 triliun.

Selain itu juga ada insentif bidang perpajakan untuk bidang kesehatan mencapai Rp 3,82 triliun.

- Advertisement -

Sumber:Sinarharapan

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Berita Terkait
publikbicara.com