Warga Penerima Bantuan UMKM Berdesakan, Abaikan Protkes

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

LEUWILIANG – Penerima bantuan UMKM dari pemerintah pusat di Bank BRI kantor cabang (KC) Leuwiliang, Kabupaten Bogor antre berdesakan, bahkan para penerima bantuan seolah tidak menghiraukan protokol kesehatan (Protkes) dengan tidak menjaga jarak pada, Jumat (04/12/2020).

Warga penerima bantuan UMKM dengan tidak menjaga jarak nampak berdesakan, bahkan ada dari penerima yang tidak memakai masker. Ditengah pandemi covid-19 yang angkanya terus meningkat, tidak membuat para penerima bantuan takut terpapar.

“Saya dari pagi dari jam 08.00 Wib disini pak dapat bantuan UMKM buat modal dagang pak, berdesakan gini Lahaulla saja pak mudah-mudahan jangan (terpapar-red) lah pak,” ungkap salah satu penerima UMKM Siti Jainal kepada wartawan media ini kemarin.

- Advertisement -

Sementara, menurut petugas Security Bank BRI KC Leuwiliang Wawan Hermawan mengaku, bahwa pihaknya sudah sering mengingatkan para penerima untuk menjaga jarak dan sudah membatasi, namun warga seolah tidak menghiraukan himbauan tersebut.

“Sudah sering kami ingatkan pak, setiap hari, setiap saat pak, bapak ibu punten (permisi-red) untuk menjaga jarak, tapi pada kenyataannya pada tersenyum,” pungkasnya.

(Fahri/Cep Rendra)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

10 Hal Makruh Dalam Berpuasa

JAKARTA -- Selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam wajib mengetahui hal yang makruh saat puasa Ramadan agar ibadah yang...

Berita Terkait
publikbicara.com