Simak Panduan Pilkada 2020 Di Twitter

Berita Populer

Hujan Es, Empat Pohon Tumbang di Leuwiliang

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang robohkan sedikitnya 4 pohon tumbang di jumlah wilayah di Desa Cibeber 2,...

Kabar Duka Dunia Hiburan, Rina Gunawan Meninggal Dunia

JAKARTA - Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan. Artis Rina Gunawan meninggal dunia. Berita tersebut dibenarkan oleh manager...

Sejumlah Wilayah di Kecamatan Leuwiliang Diterpa Angin Puting Beliung

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang juga melanda Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang pada, Senin sore (01/03/2021) merobohkan beberapa...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Satu Rumah Ambruk Diterjang Angin Kencang di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Rumah milik keluarga Muhammad Ali yang berlokasi di Kampung Cirangkong RT 16 RW 05, Desa Cemplang, Kecamatan...
- Advertisement -

JAKARTA – Sebagai media sosial (medsos), Twitter acapkali menjadi tempat percakapan para netizen yang tak ayal bikin trending topic, tak terkecuali dengan Pilkada 2020. Nah, Twitter memberikan semacam panduan untuk memantau #Pilkada2020 di platform ini.
“Menjelang Pilkada 2020, Twitter telah menjadi tujuan bagi masyarakat untuk mencari tahu berita terkini tentang kandidat, partai politik, dan berbagai topik yang penting bagi mereka,” tulis Twitter dalam blognya seperti dilihat Jumat (4/12/2020).

Twitter mencatat dalam seminggu terakhir, tepatnya pada 23-30 November 2020, setidaknya ada 130 ribu tweet yang berkaitan dengan Pilkada 2020. Sebagai informasi, Pilkada 2020 ini sendiri akan berjalan pada 9 Desember 2020 yang dilakukan secara serentak untuk memilih 270 kepala daerahnya.

Selama periode pemilu, Twitter mengambil langkah penting untuk melindungi percakapan publik agar setiap orang dapat memperoleh informasi terpercaya dan terkini secara real-time.

- Advertisement -

Twitter mengatakan telah bekerja keras untuk memastikan kandidat dan berbagai pihak terkait, termasuk para pemilih, dapat menggunakan layanannya secara terbuka; terlepas dari lokasi atau preferensi politik mereka.

“Kami berharap masyarakat Indonesia dapat memperoleh informasi dari berbagai sisi di Twitter dan berpartisipasi dalam percakapan seputar Pilkada 2020 yang akan datang,” harapnya.

Untuk itu, Twitter memaparkan lima panduan memantau #pilkada2020, yaitu sebagai berikut:

- Advertisement -

1.Twitter telah meluncurkan beberapa inisiatif untuk menginformasikan beberapa pembaruan terkini terkait Pilkada.

Bekerja sama dengan organisasi sipil (@Perludem) dan komisi pemilu (@KPU_ID), Twitter telah memberikan pelatihan kepada para partai politik peserta Pilkada 2020 dan organisasi sipil tentang cara menggunakan Twitter untuk mendorong diskusi yang sehat di layanannya.

2.Emoji spesial untuk Pilkada 2020
Untuk mendorong orang memilih dan berpartisipasi dalam percakapan sipil yang sehat, Twitter telah meluncurkan emoji spesial Pilkada 2020.

- Advertisement -

Bergambar kotak yang digunakan saat pengambilan suara, emoji Pilkada ini dapat digunakan hingga 16 Desember 2020 dan dapat diaktifkan menggunakan beberapa tagar berikut: #Pilkada2020, #PilkadaSerentak2020, #Pilkada2020Serentak.

3.Gunakan Twitter List untuk terus dapatkan informasi terkini dari akun-akun terkait Pilkada 2020 di Twitter
Selain dapat membuat Twitter List sendiri;kalian dapat mengikuti atau subscribe ke Twitter List yang sudah dikurasi untuk dapat mengikuti berita terkini terkait pelaksanaan Pilkada yang akan datang.

Disebutkan bahwa Twitter List ini berisi daftar akun resmi partai politik, kandidat, mitra LSM, serta media di Indonesia.

4.Melindungi integritas Pilkada di Twitter
Di Indonesia dan di seluruh dunia, Twitter mengatakan telah secara konsisten bekerja untuk melindungi percakapan publik seputar pemilihan umum – yang merupakan landasan demokrasi.

Pembaruan terhadap Kebijakan Integritas Kewarganegaraan, Kebijakan tentang Konten Politik, dan Peraturan Twitter pada umumnya dibuat untuk melindungi percakapan di layanannya saat masyarakat Indonesia menggunakan hak pilih mereka di Pilkada 2020 pada bulan Desember ini.

“Kami telah bertemu dengan partai-partai politik peserta Pilkada 2020 untuk memberikan ikhtisar tentang Peraturan Twitter seputar pemilihan umum, pembaruan terkini, dan upaya kami melindungi percakapan publik, serta berbagi kiat praktis untuk tetap aman di Twitter,” ungkap medsos yang dinahkodai Jack Dorsey ini.

“Kami juga telah bertemu dengan Komisi Pemilihan Umum Indonesia (@KPU_ID) untuk memastikan saluran dukungan yang tepat tersedia dalam menyampaikan kekhawatiran dan melaporkan setiap pelanggaran terhadap Peraturan Twitter,” ucapnya menambahkan.

5.Pastikan Anda memantau perkembangan Pilkada 2020 di Twitter dan mendapatkan informasi dari akun-akun yang resmi.
Lembaga Negara dan Organisasi Sosial (sesuai urutan abjad)
– Badan Pengawas Pemilu: @bawaslu_RI
– Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia: @KPU_ID
– Netgrit: @Netgrit
– Perludem: @Perludem

Partai politik (sesuai urutan abjad)
– Partai Amanat Nasional: @Official_PAN
– Partai Bulan Bintang: @OfficialDPP_PBB
– Partai Demokrat: @PDemokrat
– PDI Perjuangan: @PDI_Perjuangan
– Partai Gerakan Indonesia Raya: @Gerindra
– Partai Golkar: @PartaiGolkar
– Partai Hati Nurani Rakyat: @hanura_official
– Partai Keadilan & Persatuan Indonesia: @pkpi_id
– Partai Kebangkita Bangsa: @DPP_PKB
– Partai Keadilan Sejahtera: @PKSejahtera
– Partai Nasionalis Demokrat: @NasDem
– Partai Persatuan Pembangunan: @DPP_PPP
– Partai Perindo: @PartaiPerindo
– Partai Solidaritas Indonesia: @psi_id

Sumber:Detik

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Berita Terkait
publikbicara.com