Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Akan Panggil Kepala UPT VI PUPR

Berita Populer

Hujan Es, Empat Pohon Tumbang di Leuwiliang

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang robohkan sedikitnya 4 pohon tumbang di jumlah wilayah di Desa Cibeber 2,...

Kabar Duka Dunia Hiburan, Rina Gunawan Meninggal Dunia

JAKARTA - Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan. Artis Rina Gunawan meninggal dunia. Berita tersebut dibenarkan oleh manager...

Sejumlah Wilayah di Kecamatan Leuwiliang Diterpa Angin Puting Beliung

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang juga melanda Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang pada, Senin sore (01/03/2021) merobohkan beberapa...

Satu Rumah Ambruk Diterjang Angin Kencang di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Rumah milik keluarga Muhammad Ali yang berlokasi di Kampung Cirangkong RT 16 RW 05, Desa Cemplang, Kecamatan...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...
- Advertisement -

CIGUDEG – Proyek pembangunan jalan Cigudeg-Kiarasari menjadi sorotan warga sekitar, pasalnya pelaksanaan pengerjaan jalan sepanjang 2,1 Kilometer berubah menjadi 1,7 Kilometer.

Menanggapi hal tersebut, Anggota komisi III DPRD Kabupaten Bogor Aan Triana Almuharom menyayangkan, pada pelaksanaan proyek pengerjaan jalan tersebut jika harus dialihkan ke pengerjaan U Ditch.

“Saya kira kurang elok kalau harus dialihkan ke udit,” pungkas Aan melalui pesan singkatnya (WA), Selasa (01/12/2020).

- Advertisement -

Aan Almuharom meminta, bahwa pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut harus kembali pada skema awal.

“Saya dari komisi 3 yang menaungi infrasktruktur untuk kembali ke skema awal karena pembangunan jalan ini sangat diharapkan oleh masyarakat,” tukasnya.

Bahkan Aan Triana menyampaikan, bahwa ia akan meminta klarifikasi dari dinas terkait.

- Advertisement -

“Akan Minta klarifikasi ke dinas terkait,” tegas Politisi Partai Golkar tersebut.

Sebelumnya, Pembangunan ruas jalan Cigudeg-Kiarasari di Kampung warung dua sampai Kampung Juga, Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg sepanjang 2,1 kilometer mendapat sorotan dari masyarakat sekitar. Musababnya volume pekerjaan berubah menjadi 1,7 kilometer.

“Sebagai masyarakat saya mempertanyakan kenapa terjadi pengurangan panjang volume proyek jalan harusnya 2,1 kilometer lebih malah dipangkas jaraknya,” kata salah satu warga Desa Sukaraksa Feri Muhtadi (38) kepada wartawan kemarin.

- Advertisement -

Terpisah kepala UPT InfrastrukturJalan dan Jembatan Wilayah VI Cigudeg Punti Minesa menjelaskan, bukan pengurangan volume, tapi panjangnya bergeser saja karena awalnya proyek direncanakan tahun sebelumnya.

“Sebenarnya direncanain tahun kemarin dan setelah di survey kembali panjangnya berubah sehingga harus ada yang dikurangi 400 meter dari volume pekerjaan Hotmix, untuk dialihken ke item yudit (Saluran Air) untuk ditambahkan panjang nya saja,” ucapnya.

(Fahri/Agus Komeng)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Berita Terkait
publikbicara.com