Anies Positif Covid-19, IHSG Tak Terpengaruh

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan sesi I pada Selasa (1/12). IHSG sempat naik di atas 1 persen pada pembukaan. IHSG dibuka melesat ke 5.637 dari penutupan sebelumnya di posisi 5.612 pada penutupan kemarin.

Tren penguatan terus berlanjut, hingga mencapai posisi tertinggi pada perdagangan sesi I ini di level 5.734 pada pukul 9.31 JATS tidak lama setelah pembukaan perdagangan. Hingga pukul 10.32, IHSG terpantau naik 1,57 persen atau 88,02 poin ke level 5.700.

Namun, tak lama berselang IHSG sempat anjlok 0,1 persen ke level 5.606 usai pengumuman Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif covid-19.

- Advertisement -

Mengutip RTI, IHSG kembali menguat pada penutupan sesi I. IHSG menguat 0,87 persen ke level 5.661. Sepanjang sesi I, IHSG sempat berada pada posisi tertinggi di level 5.736 dan terendah 5.637.

Hingga siang ini menunjukkan investor melakukan transaksi sebesar Rp10,4 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,87miliar saham.

Pelaku pasar asing masih mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp276,55 miliar. Lalu, di pasar reguler tercatat net sell sebesar Rp294,87 miliar.

- Advertisement -

Sementara itu, mayoritas saham atau sebanyak 214 menguat. Sedangkan, 217 saham mengalami koreksi dan 164 lainnya stagnan.

Kemarin, IHSG terpantau anjlok cukup dalam. Tren penurunan sudah terjadi sejak pembukaan perdagangan. Sementara itu, posisi terendah sepanjang perdagangan kemarin terekam di posisi 5.567 yakni pukul 14.05 JATS.

Akhirnya, IHSG ditutup pada level 5.612, atau merosot 170,92 poin atau 2,96 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp2,69 triliun.

- Advertisement -

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan pelemahan indeks saham kemarin disebabkan rekor kasus covid-19 sehingga membuat kepanikan di pasar. Mereka khawatir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan PSBB ketat kembali sehingga memperlambat pemulihan ekonomi.

“Kasus covid-19 ini naik cukup banyak, sehingga beberapa berita yang beredar mengatakan kemungkinan Jakarta akan PSBB ketat lagi, karena minggu lalu tim dokter mengatakan ruang isolasi sudah penuh,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Selain kenaikan kasus covid-19, Hans memprediksi jatuhnya indeks saham dipicu aksi profit taking (ambil untung) investor. Pasalnya, IHSG sudah terbang cukup tinggi.

Pada awal November lalu IHSG masih berada di posisi 5.115. Sekarang, IHSG sudah di perdagangan di rentang 5.600-5.700-an.

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

10 Hal Makruh Dalam Berpuasa

JAKARTA -- Selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam wajib mengetahui hal yang makruh saat puasa Ramadan agar ibadah yang...

Berita Terkait
publikbicara.com