Saroh Warga Sadeng meracau, Dievakuasi Ke RS Marjuki Mahdi

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

LEUWISADENG – Banyak masyarakat Indonesia yang masih minim pengetahuannya dengan gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Misalnya seperti kasus pembunuhan yang pernah kita dengar bahwa motif dibalik pelaku melakukan pembunuhan adalah karena adanya bisikkan gaib.

Padahal secara ilmu pengetahuan, hal tersebut bisa jadi karena pelaku memiliki masalah kejiwaan. Ia mengalami halusinasi atau delusi. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) memang mendapat perlakuan tak semestinya, seperti dipasung, karena ia mengamuk dan melukai warga sekitar.

Pendamping Disabilitas Mental (P Dismen) Kecamatan Leuwisadeng Faridah mengatakan, bahwa ia membawa pasien anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk di cek kesehatan dan kondisnya ke Rumah Sakit (RS) Marjuki Mahdi.

- Advertisement -

“Alhamdulillah giat hari ini evakuasi pasien ODGJ dari Desa Sadeng ke RS Marjuki Mahdi berjalan lancar di temani pendamping ABK, PSM dan sopir siaga, pasien bernama Saroh (23),” kata faridah kepada wartawan media ini pada, Sabtu (28/11/2020).

Didah sapaannya menambahkan, pasien atas nama Saroh (23) dibawa ke RS Marjuki Mahdi lantaran meracau tak tentu arah, maka segera dievakuasi untuk mendapat pengobatan yang intensif.

“Yang karena gangguan jiwa, ya nama nya juga ODGJ jadi dibawa ke Marjuki kan RS jiwa dan sudah dua kali di rawat pasca rawat selama delapan bulan saroh tidak mau minum obat dan akhirnya kambuh lagi. Sekarang Ngoceh aja pas waktu di bawa ke rumah sakit marjuki,” pungkasnya.

- Advertisement -

(Seno)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

10 Hal Makruh Dalam Berpuasa

JAKARTA -- Selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam wajib mengetahui hal yang makruh saat puasa Ramadan agar ibadah yang...

Berita Terkait
publikbicara.com