28.3 C
Bogor
Senin, 18 Januari 2021

TKI di Malaysia Alami Penyiksaan, Disayat Benda Tajam Hingga Tidak Diberi Makan

Berita Populer

Deretan Proyek Tidak Selesai Pemkab Bogor di Tahun Anggaran 2020

BOGOR - Banyaknya proyek di Kabupaten Bogor tahun anggaran 2020 yang tidak selesai dikerjakan hingga akhir tahun, bahkan beberapa...

Hati-hati Berkendara di Sepanjang Jalan Tegar Beriman !

BOGOR-Jalan raya Tegar Beriman yang terbentang dari lampu merah Cibinong City Mall (CCM) hingga pertigaan Bojong Gede depan jalur...

Aan Triana : Perencanaan Jadi Faktor Utama Proyek Pemkab Bogor Banyak Masalah

CIBINONG - Tahun anggaran 2020 menjadi sebuah anomali di perjalanan pembangunan berbagai sektor di Kabupaten Bogor, badai pandemi Covid-19...

Bayi Fira Akhirnya Dirawat Di RSUD Cibinong

CIBINONG - Dedeh Farida ibunda dari bayi Fira merasa bersyukur pasalnya, kini banyak perhatian dari berbagai pihak, tidak kurang...

LBH GP Ansor Geram Atas Pernyataan Pengelola Cafe di Pamijahan

PAMIJAHAN - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor merasa murka terhadap konfirmasi dari...
- Advertisement -

JAKARTA — Pekerja migran Indonesia di Malaysia kembali mengalami penyiksaan oleh majikan. Kali ini dialami TKI berinisial MH di Kuala Lumpur.

MH mengalami penyiksaan mulai pemukulan dengan benda tumpul, disayat benda tajam, disiram air panas dan tidak diberi makan. Saat ini MH berada di RS Kuala Lumpur untuk mendapatkan perawatan.

“MH berhasil diselamatkan PDRM pada tanggal 24 November 2020 berdasarkan informasi awal yang diberikan LSM Tenaganita dan berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur,” tulis Kementerian Luar Negeri RI dalam situs resmi kemlu.go.id, Kamis (26/11).

- Advertisement -

Menurut Kemlu, majikan MH juga telah ditahan.

Indonesia mengecam keras berulangnya kasus penyiksaan pekerja migran terutama di sektor domestik oleh majikan di Malaysia.

Terakhir adalah kasus Almh. Adelina Lisau di Penang dimana hingga saat ini majikan belum mendapatkan ganjaran hukum atas perbuatannya.

- Advertisement -

Indonesia meminta otoritas Malaysia melakukan pengawasan yang ketat terhadap majikan, menjamin pelindungan yang baik terhadap pekerja migran serta melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku.

Indonesia juga mendorong penyelesaian segera perpanjangan MoU penempatan pekerja sektor domestik yang telah berakhir sejak 2016.

KBRI Kuala Lumpur akan terus mendampingi MH dan akan menunjuk pengacara retainer untuk memonitoring proses penegakan hukum terhadap majikan sesuai hukum yang berlaku.

- Advertisement -

Sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

TNI AL Distribusikan Logistik untuk Korban Gempa Sulawesi Barat

JAKARTA - TNI Angkatan Laut bantu pendistribusian bantuan logistik untuk korban gempa di Pulau Karampuang, Mamuju, Sulawesi Barat. Senin...

5 Fakta Celine Evangelista Yang Dikabarkan Retak Rumah Tangganya Dengan Stefan William

JAKARTA - Celine Evangelista Monika Maureen Ricci yang lebih dikenal dengan Celine Evangelista adalah seorang model dan aktris asal Indonesia. Wanita kelahiran Roma, Italia...

Pelanggan PLN Keluhkan Tagihan Listrik Sampai Rp68 Juta

JAKARTA -- Seorang pelanggan listrik PT PLN (Persero) mengeluh karena tagihan listrik melambung menjadi Rp68 juta. Merasa terjadi kesalahan, pelanggan tersebut pun menuangkan keluhannya...

PPKM Jawa-Bali, Pelantikan pengurus Karang Taruna Desa Ciampea ditangguhkan

CIAMPEA - Pelantikan Karang taruna Desa Ciampea yang rencananya akan digelar pada Rabu, 20 Januari 2021 ditangguhkan. Pasalnya, ditangguhkan nya pelantikan Karang taruna tersebut...

TNI AL Tembus Daerah Terisolasi Banjir di Kalimantan Selatan

JAKARTA - Tim Search and Rescue (SAR) Banjir TNI Angkatan Laut untuk Provinsi Kalimantan Selatan menyisir daerah-daerah terisolasi yang terkena musibah banjir,...

Berita Terkait
publikbicara.com