29.5 C
Bogor
Senin, 18 Januari 2021

Penerimaan Bantuan BPUM Antre Berdesakan Abaikan Prokes

Berita Populer

Deretan Proyek Tidak Selesai Pemkab Bogor di Tahun Anggaran 2020

BOGOR - Banyaknya proyek di Kabupaten Bogor tahun anggaran 2020 yang tidak selesai dikerjakan hingga akhir tahun, bahkan beberapa...

Hati-hati Berkendara di Sepanjang Jalan Tegar Beriman !

BOGOR-Jalan raya Tegar Beriman yang terbentang dari lampu merah Cibinong City Mall (CCM) hingga pertigaan Bojong Gede depan jalur...

Aan Triana : Perencanaan Jadi Faktor Utama Proyek Pemkab Bogor Banyak Masalah

CIBINONG - Tahun anggaran 2020 menjadi sebuah anomali di perjalanan pembangunan berbagai sektor di Kabupaten Bogor, badai pandemi Covid-19...

Bayi Fira Akhirnya Dirawat Di RSUD Cibinong

CIBINONG - Dedeh Farida ibunda dari bayi Fira merasa bersyukur pasalnya, kini banyak perhatian dari berbagai pihak, tidak kurang...

Kebutuhan Ruang Rawat Kritis, Pembangunan RSUD Ciawi Belum Selesai

BOGOR - Ditengah pandemi Covid 19 dan musim pancaroba sehingga kebutuhan ruang rawat rumah sakit (RS) menjadi hal yang...
- Advertisement -

LEUWILIANG – Masyarakat penerima manfaat bantuan BPUM dari pemerintah pusat memadati area parkir Bank BRI Kantor Cabang (KC) Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada Kamis (26/11).

Dari pantauan awak media ini, nampak warga yang antre hendak mengambil bantuan tersebut memakai masker, namun sangat disanyangkan tidak menjaga jarak.

Petugas keamanan dari Security bank tersebut juga pegawai pelayanan nampak sibuk mengatur dan mengingatkan warga penerima bantuan agar tetap menjaga jarak namun tetap saja tidak diindahkan karena banyaknya warga yang datang, alhasil kerumunan pun tidak terhindarkan.

- Advertisement -

Salahsatu penerima manfaat BPUM Mamad yang merupakan warga Desa Gunungsari mengaku rela mengantri dari pukul 07.00 WIB.

“Kesel sih pak, saya mengantri dari pukul 07.00 dan bank bukanya pukul 08.00” akunya.

Hingga berita ini ditanyangkan, pihak Bank BRI Kantor Cabang Leuwiliang belum memberikan keterangan terkait kerumunan yang terjadi.

- Advertisement -

“Kita sudah mengingatkan, Untuk harus menggunakan masker dan menjaga jarak, cuma ia ia saja, namun tidak di lakukan oleh warga dengan jumlah pengunjung yang banyak,” kata Security Bank BRI KC Leuwiliang Jumat kepada wartawan media ini, Kamis (26/11).

Jumat menambahkan, bahwa per-hari nya jumlah quota mencapai 250 KPM.

“Ini dimulai dari hari jumat kemarin dengan waktu yang tidak di tentukan,” pungkasnya.

- Advertisement -

(Andri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pelanggan PLN Keluhkan Tagihan Listrik Sampai Rp68 Juta

JAKARTA -- Seorang pelanggan listrik PT PLN (Persero) mengeluh karena tagihan listrik melambung menjadi Rp68 juta. Merasa terjadi kesalahan,...

PPKM Jawa-Bali, Pelantikan pengurus Karang Taruna Desa Ciampea ditangguhkan

CIAMPEA - Pelantikan Karang taruna Desa Ciampea yang rencananya akan digelar pada Rabu, 20 Januari 2021 ditangguhkan. Pasalnya, ditangguhkan nya pelantikan Karang taruna tersebut...

TNI AL Tembus Daerah Terisolasi Banjir di Kalimantan Selatan

JAKARTA - Tim Search and Rescue (SAR) Banjir TNI Angkatan Laut untuk Provinsi Kalimantan Selatan menyisir daerah-daerah terisolasi yang terkena musibah banjir,...

91 Personil TNI AL Diterjunkan Bantu SAR di Kalimantan Selatan

JAKARTA - Sebanyak 91 personel TNI Angkatan Laut diterjunkan dalam membantu proses evakuasi dan distribusi untuk korban banjir di Kalimantan Selatan dengan peralatan SAR...

Imbangi Liverpool di Anfield Progres Bagus MU

JAKARTA - Mengimbangi Liverpool di Anfield menunjukkan progres bagus Manchester United. Tapi bagian tersulitnya baru akan datang. Manchester United menahan Liverpool 0-0 di Anfield, Minggu...

Berita Terkait
publikbicara.com