23.9 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Kantor dan Mess Karyawan Pabrik Bahan Baku Obat Nyamuk, Ludes Terbakar

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

KEMANG – Diduga akibat arus pendek listrik sebuah bangunan perkantoran dan Mess Karyawan pabrik pengolahan bahan baku obat nyamuk ludes terbakar yang berlokasi di jalan raya Jampang Karihkil, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, pada Jumat malam pukul 20.30, (20/11).

Kronologi kejadian, awal mula terlihat kepulan asap tebal yang membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah, diduga pabrik pengolahan bahan baku obat nyamuk tersebut terbakar akibat konsleting listrik. Dalam kejadian tidak hanya bangunan pabrik ludes melainkan sejumlah uang untuk gajian pegawai ikut terbakar, tidak ada korban jiwa hanya kerugian material.

“Kejadian pukul 20.30, api langsung menjalar ke semua ruangan karena bangunan terbuat dari kayu mengakibatkan ludes terbakar,” kata Manajer Pabrik Emus kepada wartawan, Jumat malam (20/11).

- Advertisement -

Ia mengaku, selain menghanguskan bangunan, uang untuk gaji karyawan pun ikut terbakar yang tersimpan di laci pabrik.

“Alhamdulilah kalau korban tidak ada hanya bangunan permata dan ada uang gaji buat karyawan ikut terbakar,”kata Emus.

Hal senada diungkapkan Sekdes Desa Tegal Ahmad Jaenudin bahwa dari hasil laporan pihak Pabri selain banguna ada uang gaji karyawan yang ikut terbakar.

- Advertisement -

“Tadi katanya ada 200 juta buat gajih karyawan yang juga ikut terbakar,”kata Sekdes.

Sementara itu, Komandan Regu Damkar Sektor Parung Suherman mengaku, api berasal dari arus pendek sehingga cepat menjalar karena bangunan terbuat dari kayu.

“Kita dibantu 10 unit damkar dibantu dari unit damkar Kota Depok, dan api bisa dipadamkan sekitar tiga jam kemudian,” pungkasnya.

- Advertisement -

(Cep Rendra/zikri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com