25.5 C
Bogor
Selasa, 24 November 2020

Tukang Cilok Habisi Dua Nyawa di Depok dan di Nanggung

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

NANGGUNG – Korban pembunuhan yang dilakukan oleh J dan K ternyata sudah terkubur selama tiga bulan. Bahkan, motif yang dilakukan ingin menguasai barang berharga milik korban yakni sepeda motornya.

“Jadi pelaku setiap harinya berjualan cilok di Depok, dan korban yang di Nanggung warga Depok, terus satu lagi merupakan kakak kandungnya sendiri,” kata Kepala Desa Bantar Karet Hotib kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

Hotib mengaku, keseharian pelaku usaha cilok bersama kakaknya dan penyelidikan penemuan mayat di sebuah kebun masih dilakukan pihak kepolisian.

- Advertisement -

“Ada dugaan pelaku melakukan pencurian motor bukan masalah dendam,” singkatnya.

Bahkan, ia menuturkan, polisi berhasil menangkap pelaku pada malam kemarin setelah penemuan mayat di wilayah Depok, dan pelaku ditangkap dirumah saudaranya.

- Advertisement -

“Jadi mayat yang dikubur di kebun sudah lama sekitar tiga bulanan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Cibaid RT 01/08 Desa Bantar Karet Cici (30) mengaku, dirinya tidak mengetahui lebih jelas tentang motif pembunuhan yang dilakukan J dan K.

“Memang keseharian usaha bakso keliling di Depok bersama kakaknya, dan keseharian tidak mencolok sama yang lain sering bergaul,” pungkasnya.

- Advertisement -

Sebelumnya, Kepolisian sektor Nanggung kembali menemukan satu jasad yang berlokasi di kampung Gunungdahu Cibayid, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung. Sebelumnya Polresta Depok telah menggali satu jasad yang terkubur dilantai bawah dapur dikontrakan pelaku.

(Fahri/Andri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Isco Ingin Hengkang Dari Real Madrid

Madrid - Isco berniat untuk angkat kaki dari Real Madrid. Gelandang berusia 28 tahun itu ingin mencoba berkarier di liga lain. Masa depan Isco di...

Berita Terkait
publikbicara.com