LBH Bara JP : Penangguhan Penahanan Iryanto Jadi Angin Segar Pengungkapan Kasus OTT DPKPP

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial...

Maling Kotak Amal Berkendara Mobil Terekam Kamera CCTV di Parung panjang

PARUNGPANJANG - Aksi pelaku pencurian kotak amal terang-terangan, pelaku yang diduga berkendara mobil terekam kamera CCTV di salah satu...

Wanhai Perintahkan Anggota Fraksi Golkar Untuk Sidak Rumah Sakit Yang Telantarkan Mayat Dimotor

BOGOR - Adanya video warga di Kabupaten Bogor membawa jenazah dengan menggunanakn kendaran roda dua di Jalan...
- Advertisement -

BANDUNG – Dalam persidangan yang dilangsungkan di Pengadilan Tipikor Bandung (20/11) beragendakan pemeriksaan saksi berinisial SP (dalam kasus OTT ini berperan sebagai pemberi uang) kepada mantan sekretaris DPKPP Iryanto yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Bogor tanggal 3 Maret 2020, Ketua Majelis Hakim Pengadilan, Rifandaru SH. MH membacakan surat keputusan penangguhan penahanan terhadap terdakwa.

Surat keputusan itu dibacakan langsung oleh Rifandaru sekitar pukul 15.00 WIB setelah beberapa jam saksi SP di dengar keterangannya di persidangan, saat itu pula hakim memerintahkan kepada jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor untuk segera mengirimkan salinan putusan penangguhan ini kepada terdakwa, keluarga terdakwa dan kuasa hukum terdakwa dan menerangkan bahwa surat keputusan ini efektif berlaku tanggal 23 November 2020.

Kuasa hukum terdakwa Iryanto dari LBH Bara JP yang diketuai Dinalara Butarbutar dengan anggota Pasaribu, Stevie dan Sitohang yang ditemui pewarta sesaat setelah persidangan mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga dengan dikabulkannya penangguhan penahanan kliennya.

- Advertisement -

“Pertama-tama pasti kami ikut bahagia dan bersyukur kepada Tuhan klien kami mulai Senin mendatang sudah bisa kembali berkumpul bersama keluarganya walaupun tetap harus mengikuti agenda persidangan hingga pemeriksaan saksi selesai dan vonis di bacakan oleh hakim PN Bandung,” ungkap Dinalara, lawyer yang juga berprofesi sebagai dosen Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor ini.

Dina, sapaan akrabnya juga menyatakan kepada awak media bahwa merujuk pada hasil keterangan saksi hingga persidangan hari ini, memang belum terbukti kliennya bersepakat ataupun meminta sejumlah uang kepada pengusaha yang sedang mengurus izin, dirinya juga mengatakan bahwa dengan ditangguhkan penahanan kliennya dirinya yakin kasus OTT ini akan terungkap siapa dalang dan aktor yang benar-benar bermain.

“Melihat fakta-fakta persidangan dari hasil pemeriksaan saksi, hingga pemeriksaan saksi pemberi uang saja tidak ada satupun saksi yang terlibat dalam kasus ini dan pernah di BAP oleh pihak kepolisian menyatakan bahwa Iryanto pernah meminta sejumlah uang kepada pengusaha, bahkan ketika hari kejadian OTT pun si pemberi uang tidak pernah berkomunikasi dengan Iryanto, patut diduga ada oknum-oknum yang mencatut nama Iryanto dan saya yakin nanti juga akan terungkap siapa dalang dan aktor sebenarnya di kasus ini,” sambung lawyer yang sudah berpengalaman sidang 20 tahun ini.

- Advertisement -

Ketika pewarta menanyakan siapa oknum-oknum yang patut diduga menjadi dalang dan aktor sebenarnya ini, Dina hanya menyatakan silahkan saja terus ikuti persidangan di PN Bandung, karena dalam persidangan jelas sekali disebut siapa saja yang bermain dalam kasus ini.

“Kalau untuk kesimpulan aktor, dalang ataupun oknum dalam kasus ini ya silahkan saja awak media mengikuti persidangan di PN Bandung, kalau nama-nama kan sudah jelas dalam pemeriksaan saksi-saksi di persidangan, biar nanti menjadi tugas para Aparat Penegak Hukum untuk mengambil sikap berdasarkan keterangan di pengadilan, saya sekarang masih suka cita dengan penangguhan penahanan klien saya,” Pungkasnya.

(Tim redaksi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kadisdik Kabupaten Bogor Sampaikan Apresiasi Raihan Prestasi SMPN 1 Tenjo

TENJO - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas sejumlah prestasi yang...

HKTI Kabupaten Bogor Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

KEMANG - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani yang juga Wakil MPR RI, dan Fadli Zon Wakil DPR RI sekaligus Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan...

Operasi Tertib Pasar Pol PP Kabupaten Bogor Bongkar 150 PKL di Parung

PARUNG - Ratusan anggota Pol PP Kabupaten Bogor melakukan operasi tertib pasar. Menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar aturan berdagang dibahu...

IIPG Kabupaten Bogor dan IIPG Pusat Tebar Sembako di Megamendung

BOGOR - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kabupaten Bogor dan IIPG Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengadakan aksi peduli sosial dengan membagikan 500 paket sembako...

Jelang Pemeriksaan Pemberi Suap, Akankah Terbongkar Otak Dibalik OTT DPKPP?

BOGOR - Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor tanggal 3 Maret 2020 yang saat itu...

Berita Terkait
publikbicara.com