Kabar Baik! Guru Honorer Bakal Dapat BSU Rp1,8 Juta Per Orang

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Pohon Berusia 15 Tahun Tumbang Timpa Tembok Kecamatan Leuwisadeng

LEUWISADENG - Pohon mahoni berusia sekitar 15 tahun tumbang dan menyebabkan tembok kantor Kecamatan Leuwisadeng Roboh pada, Senin...
- Advertisement -

BOGOR – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, mengungkapkan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan akan mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS dari Kemendikbud. Besarannya senilai Rp1,8 juta bagi setiap orangnya.

Menurut Nadiem, mereka yang akan menerima bantuan ini di antaranya dosen, guru, guru honorer, dosen tidak tetap dan non-PNS, guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah, pendidik PAUD, pendidik kesetaraan. Kemudian juga tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium serta tenaga administrasi.

’’Kita berhasil mendapatkan bantuan subsidi upah bagi para guru-guru honorer kita dan juga tenaga kependidikan. Semua sekolah dan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,’’ katanya dalam Rapat Kerja bersama Komisi X secara daring, kemarin.

- Advertisement -

Bantuan yang akan diterima oleh masing-masing dari mereka adalah sebesar Rp 1,8 juta. ’’BSU bagi para guru-guru honorer kita dan juga tenaga kependidikan yang non PNS sebesar Rp 1,8 juta yang akan diberikan 1 kali. Jadi sekaligus kita memberikannya,’’ terang dia.

Bantuan tersebut rencananya ditargetkan untuk menyasar 2.034.732 orang. Terdiri dari 1,6 juta guru dan pendidik, 162.277 dosen dan 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium serta tenaga administrasi.

’’Total sasaran kita sedikit lebih dari 2 juta orang ya, yang paling besar dari (bantuan) ini adalah guru honorer ya, sebesar 1,6 juta dan sisanya adalah dosen dan tenaga pendidik,’’ ucap Nadiem.

- Advertisement -

Adapun, anggaran yang dialokasikan untuk program bantuan ini sebesar Rp 3,6 triliun. ’’Total anggaran yang akan kita keluarkan adalah sekitar Rp 3,6 triliun. Jadi ini hari yang sangat gembira bagi kami di Kemendikbud dan bagi para guru-guru honorer kita yang di masa pandemi ini bukan hanya krisis kesehatan, tapi juga krisis ekonomi,’’ tambah dia. Ditambahkannya, bantuan ini akan sangat membantu para guru-guru dan tenaga kependidikan yang sedang berjuang dalam melangsungkan pembelajaran di tengah pandemi. ’’Mereka adalah ujung tombak dari sistem pendidikan kita dan juga mereka rentan di masa krisis ekonomi seperti ini dan mereka patut dan harus dibantu oleh pemerintah pusat,’’ tandasnya.

Sumber:Metropolitan

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Sejumlah Wilayah di Kecamatan Leuwiliang Diterpa Angin Puting Beliung

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang juga melanda Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang pada, Senin sore (01/03/2021) merobohkan beberapa...

Berita Terkait
publikbicara.com