Janda Tua Diparakanmuncang Piara Kambing, Hasilnya Bakal Digunakan Bangun Rumah Yang Nyaris Ambruk

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...
- Advertisement -

NANGGUNG – Selama 33 tahun Upi (60) janda tua asal Kampungbaru RT 04 RW 01, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung hidup sebatang kara. Ibu dua anak tersebut aktifitas kesehariannya pelihara kambing milik orang lain yang kemudian hasilnya akan ia gunakan untuk memperbaiki rumahnya yang nyaris roboh.

“Sudah satu tahun, rumah yang kami tempati pada bagian kamar depan dua kali terjadi ambruk. Karena tidak punya biaya hingga sekarang rumah yang ambruk itu belum diperbaiki,” kata Upi kepada wartawan, Senin (16/11).

- Advertisement -

Kondisi rumah yang ditempatinya memang tampak hampir seluruhnya material bangunannya sudah pada lapuk.” Kalau ada rezeki mah, nanti hasil  dari piara kambing akan kami gunakan untuk memperbaiki rumah,” ujarnya.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia terpaksa bekerja serabutan. “Mau gimana lagi, kadang kalau ada yang nyuruh kami kuli harian di sawah,” imbuhnya.

Upi menceritakan, sudah lama putri sulungnya ikut sang suami sedangkan Dede Hayun (33) yang merupakan anak keduanya  sudah dua tahun terbaring karena menderita sakit pada bagian tulang paha dan pinggang. ”Karena penyakit yang  diderita anak, akhirnya pihak medis memvonis Dede mengidap penyakit TB tulang,”  terang Upi.

- Advertisement -

Sementara, Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin mengaku, belum mengetahui perihal adanya salah satu warganya yang tinggal dalam kondisinya sangat memprihatinkan.

“Selama ini tidak ada laporan, baik dari RT, RW maupun dari warga setempat. Besok kami akan cek rumah Bu Upi, kami berjanji paling tidak 2021 mendatang rumah Bu Upi akan kami prioritaskan pada program Rutilahu,” janjinya.

(Andri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Berawal Cekcok di Medsos, Dua Pria Berkelahi Hingga Tewas

JAKARTA -- Seorang pria berinisial FS (22) tewas dibacok dalam perkelahian di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (28/2)....

Berita Terkait
publikbicara.com