Bupati Mengendus Banyak Perusahaan Tambang Tidak Terbuka Soal CSR

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

CIGUDEG – Dinilai banyak perusahaan pertambangan berada di wilayah Cigudeg dan parung panjang, Bupati Bogor himbau PT. Prayoga Petambangan dan Energi (PPE) untuk mengkoordinir perusahaan tambang untuk ikut merawat Jalan dengan Dana CSR.

Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Ade Yasin saat Peresmian batching plant Prayoga Prima Beton PT. Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) di Cigudeg, Rabu (11/11/2020).

“Karna ini juga letaknya di Cigudeg-Parung panjang banyak perusahaan-perusahaan tambang yang berdiri disini dan perusahaan-perusahaan ini kelihatannya tidak ada yang mengkoordinasikan,” ungkap Ade Yasin.

- Advertisement -

PPE diminta untuk mengkoordinir perusahaan-perusahaan tambang yang ada di wilayah Cigudeg dan Parungpanjang untuk ikut merawat jalan.

“Coba PPE turun untuk menjadi koordinator bagi para perusahaan-perusahaan tambang ini, agar ketika ada jalan rusak sedikit bisa cepat teratasi jangan nunggu jalan itu jadi kolam lele,” ujarnya.

- Advertisement -

Ade Yasin menambahkan, ketika terkoordinasikan dengan baik dengan perusahaan pengembang proyek agar dapat mengeluarkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk ikut membantu dalam perbaikan infrastruktur, khususnya jalan.

“Ketika terkoordinasikan dengan baik, koordinasi juga dengan Pak Camat ketika ada jalan bolong sedikit, perusahaan bisa CSR nya di turunkan,” pungkasnya.

Ade Yasin menilai, banyak perusahaan diwilayah tersebut yang tidak terbuka terkait dana CSR.

- Advertisement -

“Banyak Perusahaan disini yang tidak terbuka kaitan CSR Padahal kami sudah juga membentuk TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan),” katanya.

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

10 Hal Makruh Dalam Berpuasa

JAKARTA -- Selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam wajib mengetahui hal yang makruh saat puasa Ramadan agar ibadah yang...

Berita Terkait
publikbicara.com