24.9 C
Bogor
Rabu, 25 November 2020

Hiswana Migas DPC Bogor Raya.Pastikan Tolak Aksi Mogok Kerja Setelah disahkannya UU Cipta Kerja

Berita Populer

Penemuan Jasad Bayi Diduga Dibuang di Jalan Lingkar Galuga

CIBUNGBULANG - Penemuan Jasad bayi gegerkan warga Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, jasad bayi yang ari -arinya masih menempel diperkirakan...

Mantan Sekdis Mampir Dulu Ke Kantor DPKPP Sebelum Pulang Kerumah

BOGOR - Senin pagi (23/11) terlihat beberapa anggota keluarga dan Kuasa Hukum mantan sekretaris DPKPP, Iryanto yang sudah 9...

LBH Bara JP Yakin Kliennya Tidak Terlibat Dalam Kasus OTT DPKPP Kabupaten Bogor.

BOGOR-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dikomandoi oleh Dinalara Darmawati Butarbutar dan beranggotakan Roynald...

Hendak Nyalip, Satu Pengendara Motor Tewas Ditempat

LEUWISADENG - Hendak menyalip sebuah motor mengalami kecelakaan dengan bus Damri di jalan raya Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng pada pukul...

Puluhan Ibu-Ibu Datangi Kantor Desa Banyuwangi Pertanyakan BST

CIGUDEG - Puluhan warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang didominasi kaum Ibu-ibu datangi kantor Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, pertanyakan...
- Advertisement -

BOGOR – Setelah diwarnai sejumlah kontroversi dan penolakan serta aksi mogok kerja, akhirnya Presiden Joko Widodo menandatangani omnibus law Undang-undang (UU) Cipta Kerja pada Senin (2/11/2020). UU tersebut tercatat sebagai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan berlaku mulai tanggal diundangkan.

Meskipun UU Cipta Kerja telah disahkan, Hiswana Migas DPC Bogor tidak akan melakukan aksi mogok kerja dan memastikan akan tetap mendistribusikan BBM dan Gas elpiji baik subsidi maupun non susbisidi dengan menerapkan protokol kesehatan, mengingat saat ini masih terjadi pandemik covid-19.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Hiswana Migas Bogor Raya, Asep Erry Junaedi, S.E, Selasa (10/11)

- Advertisement -

Selain itu ia menambahkan Hiswana Migas DPC Bogor bekerjasama dengan PT. Pertamina serta Pemda setempat akan menjaga stok gas elpiji dan BBM untuk wilayah Bogor agar tidak terjadi kelangkaan dimasyarakat.

Asep Erry juga menghimbau kepada seluruh pengusaha migas Bogor beserta karyawannya agar tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemik covid-19 serta tidak mudah terprovokasi oleh adanya penyebaran  berita hoax yang belum jelas kebenarannya yang dapat  menyebabkan gangguan kamtibmas.

Data :
Pengusaha migas yang tergabung dalam Hiswana Migas DPC Bogor sebanyak sekitar 301 pengusaha dengan total sekitar 4.000an karyawan.

- Advertisement -

Hiswana migas DPC Bogor1 menyalurkan gas elpiji subsidi rata-rata sebanyak 5.564.500 tabung/bulan.

SPBU yang beroperasi di wilayah Bogor  sebanyak 134 SPBU

(Seno)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Diduga Oknum Pegawai Bank Keliling Mengaku Wartawan Resahkan Warga Cemplang

CIBUNGBULANG - Perbuatan meresahkan warga di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang diduga dilakukan oleh oknum pegawai bank keliling berinisial H,...

FHUI Latih Empat Desa Tentang Hukum

BOGOR - Bekerjasama dengan desa se-Kecamatan Rancabungur, Tim Pengabdi Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menggelar pelatihan perencanaan peraturan desa tentang penanggulangan corona virus disease atau...

AS Akan Bantu RI Dalam Pengadaan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Amerika Serikat (AS) bersedia membantu Indonesia dalam kerja sama pengadaan vaksin...

Iuran BPJS kesehatan Bakal Disesuaikan Seiring Diberlakukan Kelas Standar Pada 2021

Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan mengalami penyesuaian seiring dengan kelas standar yang akan diberlakukan pada 2022. Saat ini pemerintah sedang merancang jaminan kesehatan...

Jota Memperingan Kerja Trio Firmansah

Liverpool - Mohamed Salah tak menganggap Diogo Jota sebagai pesaing. Bagi Salah, kehadiran Jota memperingan kerja trio Firmansah. Tak dipungkir kalau trio Roberto Firmino, Sadio...

Berita Terkait
publikbicara.com