DPP FPI Tuding Twitter Hapus Logo di [email protected]_ID

Berita Populer

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Kasus ‘Sekdis’ PKPP, Chairul Huda : Bisa Dinyatakan Bebas

BANDUNG - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor tanggal 3...
- Advertisement -

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI) menuding Twitter telah menghapus logo di akun media sosialnya @DPPFPI_ID. Penghapusan logo tersebut, kata DPP FPI, karena dianggap telah melanggar peraturan media sosial berlogo burung ini.

Insiden dihapusnya logo dan header di akun @DPPFPI_ID ini bersamaan dengan kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia.

“Logo FPI dianggap melanggar Peraturan @TwitterID, Jika nanti di Suspend, kami titip tagar #WelcomeBackIBHRS tetap rajai TTI. Afwan wa Syukron.,” cuit @@DPPFPI_ID,” Selasa (10/11/2020).

- Advertisement -

Dalam tweet itu juga, DPP FPI menyertakan logo dan header yang seharusnya terpajang di akun mereka, namun kini logo dan header yang dimaksud itu justru hilang.

DPP FPI pun melampirkan bukti pernyataan tertulis dari Twitter yang menilai kalau akun @DPPFPI_ID melanggar peraturan layanan media sosial mikroblogging ini.

Twitter mengatakan akun @DPPFPI_ID dianggap melanggar peraturan menyangkut gambar kekerasan atau konten dewasa pada gambar profil.

- Advertisement -

“Anda tidak diperkenankan menyertakan gambar kekerasan atau konten dewasa pada foto profil atau gambar header profil. Kami menganggap gambar kekerasan sebagai setiap bentuk media yang menampilkan kesadisan terkait, cedera parah, atau prosedur pembedahan. Sedangkan konten dewasa adalah setiap media yang menampilkan pornografi dan/atau dimaksudkan untuk menimbulkan dorongan seksual,” tulis Twitter yang diikuti sebuah link untuk mengetahui lebih lanjut kebijakan ini.

Dampaknya dari pelanggaran yang dilakukan, Twitter mengungkapkan telah mengunci akun tersebut. Lebih lanjut, Twitter menyarankan agar pemilik akun untuk menghapus bidang profil yang dinilai melanggar peraturan.

Terkait persoalan tersebut, detikINET telah menghubungi pihak Twitter. Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada respon dari perusahaan yang dinahkodai Jack Dorsey itu.

- Advertisement -

Sumber:Detik

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pedestrian Cikempong Banjir, Ketua Dewan Minta Komisi III Cek Lapangan

CIBINONG - Hujan yang mengguyur wilayah Cibinong dan sekitarnya sebabkan jalan Kolonel Edi Yoso, Cikempong, Pakansari tergenang bagaikan kolam...

Berita Terkait
publikbicara.com