BUMDES Kelola Bank Sampah Menuju Desa Nanggung Ramah Lingkungan

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

NANGGUNG – Pengelolaan Sampah bukanlah sesuatu yang kotor dan tidak keren di era sekarang ini. Dengan selalu adanya permasalahan sampah di setiap daerah ini menjadikan Bumdes Pengelolaan Sampah menjadi salah satu daya tarik tersendiri sebagai badan udahan milik desa (BUMDES).

Selain membuat lingkungan tempat kita tinggal menjadi lebih bersih dan terbebas dari tumpukan barang bekas yang menghasilkan bau tak sedap, nyatanya banyak kisah sukses BUMDES Pengelolaan sampah yang bisa kita jadikan contoh.

Berawal dari Kampung Ramah Lingkungan (KRL) yang terletak di Kampung Nanggela, memotiafasi Pemerintah Desa Nanggung untuk melegola bank sampah melalui Badan Udaha Milik Desa (BUMDES) yang diberi nama Gerakan membangun ekonomi masyarakat (Gerbag Emas).

- Advertisement -

Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik menyampaikan, Hal itu diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengelolaan sampah di wilayahnya. Sehingga, keberadaan Bank Sampah bisa menjadi solusi untuk mengendalikan volume sampah di wilayahnya.

“Awalnya, berangkat dari KRL di Kampung Nanggela, ini juga merupakan gerakan membangun kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai yang berpotensi mencemari lingkungan,” ujar Kades Sodik kepada wartawan media ini, Senin (09/11/2020).

- Advertisement -

Sodik menambahkan, BUMDES Gerbang Emas tersebut diharapkan menjadi solusi dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi masyarakat di Desa Nanggung. Bank Sampah memfasilitasi para nasabah dengan buku tabungan khusus.

“Kami bergerak bagaimana menciptakan Lingkungan yang bersih, sehat dan terhindar dari penyakit. Ini salah satu program prioritas untuk masyarakat,” pungkasnya.

Secara bertahap, selain bank sampah Kata Sodik, pihaknya akan terus mengembangkan BUMDES dengan memanfaatkan peluang-peluang yang ada seperti yang saat ini sudah mulai bergerak yaitu dipenjualan ATK.

- Advertisement -

“Kedepan pengembangan BUMDES ini yang sudah mulai bergerak adalah di ATK, dan bagaimana kita memanfaatkan peluang-peluang yang ada untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang baru untuk masyarakat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama tim survei lapangan BUMDES Gerbang Emas Udin Jaenudin menyampaikan, pihaknya selalu menghimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama sampah jenis plastik.

“Kita menghimbau kepada warga masyarakat agar sampah-sampah seperti jenis plastik tidak dibuang sembarangan lebih baik di kumpulkan kemudian setiap dua minggu sekali kita timbang dan dicatat jadi tabungan untuk warga tersebut,” tukasnya.

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

10 Hal Makruh Dalam Berpuasa

JAKARTA -- Selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam wajib mengetahui hal yang makruh saat puasa Ramadan agar ibadah yang...

Berita Terkait
publikbicara.com