5 Balon Tidak Lolos Tes di Tiga Desa di Kecamatan Leuwisadeng

Berita Populer

Polres Bogor Ciduk Satu Pelaku Penipuan Program Fiktif

CIBINONG-Kepolisian resort Bogor berhasil meringkus satu pelaku penipuan program fiktif gebyar britama kepada satu nasabah bank BRI inisial SS...

Kominfo RI Bersama Anton Suratto Gelar Webinar Kewirusahaaan UMKM Melalui IT

BOGOR - Sebanyak 200 pelaku wirausaha di Kabupaten Bogor, Senin (19/4) kemarin sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan Webinar yang...

Harga Mentimun Naik, Petani Untung

CIBUNGBULANG - Bulan Ramadhan kebutuhan mentimun meningkatkan, dampaknya harga mentimiun di pasar Trandisional melojak naik hingga Rp 3 Ribu...

PKB Bagikan Takjil Kepada Masyarakat Hasil Beli dari Pedagang Kecil di Cibungbulang

CIBUNGBULANG - Sekertaris Komisi 2 DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukmanudin Ar Rasyid bersama Pengurus PAC...

Wanhai : Daerah Otonomi Baru Bukan Sekedar Gaungan Semata

CIBINONG-- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Haikal Kurdi mengatakan bahwa Daerah Otonomi Baru (DOB) itu bukan hanya sekedar...
- Advertisement -

LEUWISADENG – Sebanyak 20 Orang Bakal Calon (Balon) Kepala Desa mengikuti test seleksi tambahan pada tiga desa di Kecamatan Leuwisadeng, Kabuapten Bogor. Berlangsung di Aula Kantor Kecamatan setempat, Pada Jumat (06/11/2020).

Dari delapan desa, ada tiga desa yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa Serentak untuk Periode 2020-2026 di Kecamatan Leuwisadeng yakni, Desa Kalong II, Sadeng dan Wangunjaya.

Berikut 15 Nama-nama balon yang lolos seleksi tambahan yang bakal bertarung memperebutkan kursi Kepala Desa di Kecamatan Leuwisadeng :

- Advertisement -

DESA KALONG II

  • Ulul Azmi
  • Tirya
  • Suhanda
  • Sri Sulastri dan
  • Heri Alfaris

DESA SADENG

  • Asep Saeul Anwar
  • Yanwar Lesmana
  • Sunandar
  • Sri Ekawati dan
  • Agus Wahidin

DESA WANGUNJAYA

  • Mulyadi
  • Abdul Hamid
  • Hanapi
  • N Wantarsih dan
  • Zaenal Abidin
- Advertisement -

Ketua Panitia Pilkades tingkat Kecamatan Leuwisadeng Rudi Mulyana menyampaikan, dari 20 Balon yang menjalani tes ada 5 balon yang tidak lulus dalam tes tersebut. Kelimanya, tidak lulus disebabkan mendapat Rengking penilaian terendah.

“Tadi semuanya ada 20, jadi yang harus lolos semuanya kan 15 jadi 5 orang yang harus tersisih dengan nilai terendah,” pungkasnya.

Rudi menambahkan, penilaian indikator berdasarkan pengalaman organisasi, tingkat Pendidikan, Ijazah, dan
Jenjang usia.

- Advertisement -

“Penilaian dia di organisasi pemerintahan, Pendidikan dan Usia serta seleksi tambahan pengetahuan umum,” pungkasnya.

(Fahri/Andri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

10 Hal Makruh Dalam Berpuasa

JAKARTA -- Selama menjalankan ibadah puasa, umat Islam wajib mengetahui hal yang makruh saat puasa Ramadan agar ibadah yang...

Berita Terkait
publikbicara.com