23.9 C
Bogor
Jumat, 26 Februari 2021

Jangan Lagi Ada Kasus Gizi Buruk dan Stunting

Berita Populer

DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

CIBUNGBULANG - DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas...

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Anggota Satpol PP Ini Miliki Nama Unik di Name Tag

LEUWILIANG - Dalam operasi penertiban pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya leuwiliang tepatnya di depan pasar Leuwiliang, ada...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...
- Advertisement -

LEUWILIANG – Stunting dan gizi buruk harus menjadi perhatian para kader PKK baik di tingkat Kecamatan sampai ke Desa, maka para kader harus sering turun ke lapangan agar tidak ada kasus kembali di Kabupaten Bogor.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bogor Hj. Halimatu Sadiah Iwan.

“Saya minta kepada para kader PKK untuk sering turun baik mengecek pelayanan Posyandu maupun bila ada yang terkena gizi buruk harus sering dikunjungi dengan berkolaborasi dengan Puskesmas,” ujar Halimatu Sadiah Iwan
saat melihat kondisi bayi gizi buruk asal Kecamatan Nanggung di RSUD Leuwiliang, pada Kamis (5/11).

- Advertisement -

Pada kesempatan itu, Ketua PKK juga meminta agar penanganan kasus gizi buruk tidak boleh lamban. Harus responsif dan tepat.

“Saya mohon dibantu pengobatan
bila ada kasus gizi buruk, sehingga tidak ada lagi kasus gizi buruk di Kabupaten Bogor,” harapnya.

- Advertisement -

Selain itu, ia juga mengatakan, stunting dapat menghambat perkembangan otak anak. Oleh karenanya, penanganan kasus stunting harus dilakukan secara cepat dan tepat. “Stunting itu bukan saja terkait dengan tinggi badan, bukan saja terkait dengan kekurangan gizi, tetapi juga bagaimana perkembangan otaknya,” ucapnya.

“Mudah-mudahan bisa terus didorong supaya mereka bisa betul-betul dapat terlepas dari gizi buruk dan stunting ini,”tukasnya.

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Tiba Di Rumah Duka, Jasad Mayat Terbungkus Plastik Dimakamkan Pihak Keluarga

CIBUNGBULANG - Pasca ditemukan pada kamis (25/2/2021) Suasana pemakaman mayat dalam plastik di Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten...

Berita Terkait
publikbicara.com