Dana Kompensasi TPAS Galuga di Realisasikan, Kades Minta Warga Tidak Berkerumun

Berita Populer

Ketua DPC Kabupaten Bogor Anton Sebut KLB Deli Serdang Ilegal dan Abal Abal

BOGOR - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H. Anton Sukartono Suratto, menolak dengan tegas perhelatan Kongres Luar Biasa (KLB)...

JPU KPK Tuntut Rahmat Yasin Hukuman 4 Tahun Penjara

BANDUNG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin hukuman penjara selama empat tahun, denda...

Sparepart Handphone Naik Karena Corona

Kemang - Pasca pemerintah menghentikan sementara ekspor - impor dari negara Cina karena virus Corona harga sparepart handphone naik....

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nanggung Tanami Pohon Pisang Di Tengah Jalan

NANGGUNG-Kurang perhatian pemerintah Jalan Kabupaten Curugbitung-Malasari membuat warga sekitar kesal sehingga menanami pohon pisang dan pohon pepaya di tengah...

Penyuap Sekdis PKPP Kabupaten Bogor Tidak Ditersangkakan, Kejari : Tanya Penyidik

BOGOR-Kasus suap sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor memasuki fase menunggu tuntutan dari Jaksa Penuntut...
- Advertisement -

CIBUNGBULANG – Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Kompensasi Tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Galuga Anggaran Tahun 2019 sebesar Rp 562.723.837,- pada Kamis (5/11)

Mulai direalisasikan berikut dana untuk BLT 60% sebesar Rp.337, 634, 302,- untuk 2000 kelurga penerima manfaat (KPM) per- kepala keluarga mendapatkan Rp 168.817,- dan dana lnfrastruktur 40% dengan nominal sebesar Rp 225.089. 534,- untuk lima titik pembangunan.

Kepala Desa Galuga Endang Sujana mengatakan, bahwa hari ini merupakan pembagian dana kompensasi Tahun 2019 yang baru direalisasikan tahun 2020 ini karena keterlambatan dari Kabupaten.

- Advertisement -

“Hari ini kami membagikan BLT Dana Desa kompensasi TPAS Galuga addendum tahun 2019 dibagikannya tahun 2020 karna keterlambatan dari Kabupaten. Alhamdulillah sudah kita cairkan dana untuk tahun 2019. Mudah-mudahan ini selesai dalam waktu cepat 1 minggu atau 2 minggu setelah LPJ kita naik, kita akan ambil untuk tahun 2020 nya,” kata Endang kepada wartawan media ini kemarin.

Terkait kerumunan yang terjadi menurut Endang, pihaknya sudah menghimbau warganya agar mematuhi protokol kesehatan.

- Advertisement -

“Kemarin juga sudah saya sampaikan bahwa kita tetap akan pakai protokol kesehatan, cuma tadi pagi hujan jadi masyarakat buru-buru untuk mengambil dana itu, tadi juga dengan pak camat pembukaan langsung,” ucapnya.

Padahal kata Endang, pembagian BLT tersebut dibagi menjadi dua waktu, yakni hari ini hinga besok sore.

“Apabila warga galuga belum bisa mengambil silahkan datang ke Kantor Desa kalaupun tidak bisa juga kita akan anterkan ke rumahnya,” ujarnya.

- Advertisement -

Endang berharap, kedepan warga masyarakatnya bisa lebih mengerti dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Harapannya mudah-mudahan kedepan masyarakat lebih ngerti juga, padahal kemarin kami sudah rapat dengan semua Stakeholder di Desa Galuga baik dengan Paguyuban RT, RW, BPD, para Kader dan LPM juga Karang Taruna, Bahwa pengambilan dana ini kalau tidak sempat hari ini silahkan hari besok atau lusa yang penting jangan lewat 3 minggu saja,” tutupnya.

(Andri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Penyebab Lidah Gatal Setelah Makan Nanas

JAKARTA - Sebagian orang barangkali pernah merasakan tenggorokan atau lidah terasa gatal setelah makan nanas. Lidah gatal beberapa saat setelah...

Berita Terkait
publikbicara.com