Beranda Bogor Raya Warga Rumpin Resah Karena Dilepasnya Buaya di Kali Cisadane

Warga Rumpin Resah Karena Dilepasnya Buaya di Kali Cisadane

RUMPIN-Pemerintah Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin masih melakukan penelusuran perihal dilepasnya buaya ke kali Cisadane membuat masyarakat yang dekat dengan bantaran kali resah. Padahal buaya tersebut sempat tertangkap oleh warga dibantu muspika Kecamatan Rumpin.

Menanggapi hal ini Anggota BPD Desa Sukamulya Damyati menjelaskan, bahwa perihal pembuangan buaya yang sempat tertangkap berada di wilayah RW 02 dan tidak tahu kapan dilepasnya tepatnya di kali Cisadane.

“Dari pemdes belum tahu, tapi sudah viral di media sosial tentang buaya dilepas kembali, hanya pembuangan tidak tahu dimana, dan belum ada koordinasi dengan pemdes,” jelasnya saat ditemui, kemarin.

Baca Juga :  Hati-Hati! Penipuan Atas Nama Whatsapp, Pelaku Gunakan YouTube Untuk Mencuri Data

Ia juga mengaku, dengan dilepasnya buaya tersebut warga resah dan cemas namun sudah terlanjur dan akhirnya warga tidak bisa berbuat apa-apa dan pemdes pun tak tahu waktunya kapan pembuangannya.

“Setahu saya kali Cisadane hanya digunakan buat mancing, dipakai bebersih, bahkan ngambil air ke Cisadane bagi warga yang dekat bantaran kali,”cetusnya

Bahkan, ia menguturkan, warga yang rumahnya paling terdekat pasti sedikit resah, tapi ini sudah terjadi, hanya pemdes menghimbau agar lebih hati-hati saja.

Baca Juga :  Pakar Gizi IPB Ingatkan Konsumsi Gula Orang Dewasa Maksimal 50 gram per Hari

“Setahu saya tidak ada penangkaran buaya baik di wilayah desa maupun daerah lain di kabupaten Bogor,”kata Damyati.

Sementara menurut Ues warga Kampung Leuwiranje mengatakan warga merasa resah, apalagi pada Siang hari warga melihat buaya tersebut muncul kembali hendak naik ke darat

“Warga berharap buaya tersebut segera ditangkap khawatir karena banyak anak kecil dan juga warga sering sesekali beraktivitas di kali Cisadane itu,”pungkasnya.

(Cep rendra)

Artikulli paraprakBelum Ada Izin, Bangkai Busway Yang Sempat Teronggok di Jalan Dramaga Sudah Tak Diizinkan Berada di Lokasi Tersebut
Artikulli tjetërBima Arya Mulai Garap Pasar Tradisional Tidak Gunakan Kantong Plastik

Tinggalkan Balasan