Diduga Kades Sukaluyu Ajarkan Seorang Anak Kecil Untuk Berbohong

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Pohon Berusia 15 Tahun Tumbang Timpa Tembok Kecamatan Leuwisadeng

LEUWISADENG - Pohon mahoni berusia sekitar 15 tahun tumbang dan menyebabkan tembok kantor Kecamatan Leuwisadeng Roboh pada, Senin...
- Advertisement -

NANGGUNG – Pengerjaan pemasangan Uditch serta proyek jalan Leuwisadeng – Wangunjaya yang melalui Desa Sukaluyu Kecamatan Nanggung bertujuan untuk kelancaran akses arus barang dan jasa, namun dalam pelaksanaannya menghambat akses masyarakat yang melintas karena terhalang kendaraan yang mengangkut material, dengan tidak adanya pekerja yang mengatur jalan.

Dari pantauan di lapangan, tidak dijumpai pengawas pelaksana atau pun konsultan, hanya pekerja yang sedang berkegitan mengatakan bahwa mandornya sedang keluar.

“Mandornya sedang keluar pak, tadi ada keperluan yang mendesak,” singkat salah seorang pekerja kepada wartawan media ini, Selasa (03/11/2020).

- Advertisement -

Di tempat yang sama seorang warga yang enggan disebutkan namanya, nampak kesal karena jalan yang akan dilaluinya tidak bisa dilintasi karena terhalang mobil pengangkut material.

“Mentang-mentang yang punya proyeknya lurah jadi se-enaknya, jalan tertutup jadi sulit untuk dilalui, sekalipun ada jalan harus muter lebih jauh seharusnya jika tidak bisa dilalui ada petugas yang menginformasikannya, jadi kita tidak lewat sini, mana muternya sulit,” cetusnya.

Ketika hendak dikonfirmasi, Kepala Desa Sukaluyu Aos Hermawan di rumahnya seolah menghindar dengan mengajarkan seorang anak kecil yang diduga putranya untuk berbohong.

- Advertisement -

“Kata Bapak, Bapaknya tidak ada, sedang ke Desa,” singkat sang anak kecil tersebut.

Padahal sebelum didatangi kerumahnya, Kepala Desa Sukaluyu terlihat berdiri diantara orang yang melakukan gotong royong masjid dengan menggunakan kaos berwarna merah.

(Ipay)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Hujan Es, Empat Pohon Tumbang di Leuwiliang

LEUWILIANG - Hujan deras disertai angin kencang robohkan sedikitnya 4 pohon tumbang di jumlah wilayah di Desa Cibeber 2,...

Berita Terkait
publikbicara.com