Perayaan Maulid Nabi, Satgas Ingatkan Protokol Kesehatan

Berita Populer

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Kasus ‘Sekdis’ PKPP, Chairul Huda : Bisa Dinyatakan Bebas

BANDUNG - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor tanggal 3...
- Advertisement -

Jakarta — Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito meminta Pemda dan satgas daerah memastikan kegiatan-kegiatan perayaan dilakukan berpedoman dengan protokol kesehatan 3M.

Mengingat libur panjang dan cuti akhir pekan pada 28 Oktober hingga 1 November ini bertepatan dengan libur Maulid Nabi.

“Pemda juga harus berkomunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda),” jelas Wiku saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (27/10).

- Advertisement -

Wiku menyarankan penyelenggara untuk mengacu pedoman lanjutan dalam Surat Edaran Menteri Agama tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman di Masa Pandemi.

Perketat Pengawasan
Peringatan Maulid Nabi di tanah air sendiri sudah menjadi budaya kuat. Selama ini berbagai daerah melakukan gelar budaya dalam perayaan ini.

Yogyakarta misalnya, melakukan Grebeg Maulud. Sri Sultan Hamengkubuwono memberikan santapan yang sudah diberkati dalam bentuk gunungan dan masyarakat menyambut dengan mengambilnya.

- Advertisement -

Sedangkan di Dusun Sukarejo, Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Madiun, melakukan Sebar Udikan. Acara ini uang koin warisan nenek moyang disebar di halaman. Kerumunan untuk berebut koin pun terjadi dalam perayaan ini.

Selain itu ada juga arak-arakan replika Perahu Pinisi yang dihiasi dengan kain dan sarung. Berbagai makanan khas juga disimpan dalam perahu itu.

Acara ini sendiri disambut masyarakat yang ikut mengusung dan menyambut perahu itu sebagai peringatan masuknya Islam.

- Advertisement -

Berbagai daerah memiliki perayaan-perayaan yang hampir serupa.

Intinya Wiku berpesan agar Pemda juga harus berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pengelola hotel, pengelola tempat wisata, pelaku usaha dan pihak-pihak lain yang dirasa perlu.

Hal ini penting untuk menyesuaikan karakteristik masing-masing daerah dalam rangka pencegahan Covid-19 dan penegakan disiplin protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku.

“Terkait upaya pengawasan dan upaya penegakan disiplin protokol kesehatan, Pemda harus mengoptimalkan peran Satgas Penanganan Covid-19 di daerah sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri,” kata Wiku.

sumber:Cnn indonesia

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Pedestrian Cikempong Banjir, Ketua Dewan Minta Komisi III Cek Lapangan

CIBINONG - Hujan yang mengguyur wilayah Cibinong dan sekitarnya sebabkan jalan Kolonel Edi Yoso, Cikempong, Pakansari tergenang bagaikan kolam...

Berita Terkait
publikbicara.com