Kakek Kimun, Seorang Jompo Warga Cimanggu 1 Hidup Sebatang Kara

Berita Populer

Pemuda Pancasila Jonggol Gelar Bakti Sosial Dan Tetap Jadi Kontrol Sosial

JONGGOL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Jonggol yang diketuai Indra Taufik, SH melakukan pengukuhan seluruh pengurus ranting se...

Klarifikasi Terkait Penyaluran E-warung di Desa Ciaruteun Udik

CIBUNGBULANG - Klarifikasi terkait pemberitaan yang di langsir dari media online, terkait E- warung yang ada di wilayah Desa...

Lantik Pengurus Ranting Tegal, Ini Pesan Ketua PAC PP Kemang

KEMANG - Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila melaksanakan Rapat Pemilihan Pengurus Ranting Pemuda Pancasila (RPPR PP) Desa Tegal,...

DP Tewas, Teman Kecil Korban Mengaku Kaget

CIBUNGBULANG - Korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam di Jalan...

Sidang Kasus Suap Iryanto, Saksi Ahli Nyatakan Ada Upaya Penjebakan

BANDUNG - Kasus dugaan suap yang menjerat Iryanto yang saat itu ia menjabat sebagai Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman...
- Advertisement -

CIBUNGBULANG – Sakimun (74) warga Kampung Jatake Rt 01/07, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang Butuh perhatian Pemerintah,

Pasalnya, kakek Kimun sapaannya hidup sebatang kara dan memasuki usia jompo, sering sakit-sakitan terlebih di masa pandemi Covid-19 ini.

Kake Kimun mengaku, tanpa tersentuh bantuan apapun, tinggal di gubuk yang dibangun atas inisiasi warga setempat, serta makan juga dari para tetangga tanpa perhatian dari pemerintah Desa dan Kecamatan.

- Advertisement -

“Masyarakat bersama bapak Rt membangun tempat tinggal saya, makan keseharian mengharapkan pemberian tetangga, bantuan apapun belum pernah dapat, hanya pernah dikasih uang sebesar 50 ribu pada saat ada pembagian sembako (BPNT-red), saya langsung tanya sembakonya mana ?, udah ini aja (uang 50 ribu) 2 kali saya dikasihnya, total 100 ribu, namun saya tidak tahu uang darimana,” urai Kakek kimun kepada wartawan media ini, Rabu (28/10/2020).

Menurut warga sekitar yang enggan disebut-kan namanya mengatakan, Kakek Kimun awalnya tinggal disamping bangunan Musholla di Lingkungan Rt 07 sebagai marbot (Penjaga Mushola).

“Sebagai marbot tinggal di musholla, dari 7 tahun lalu, namun karena sesuatu hal juga sering sakit beliau diganti, sekitar setahun yang lalu karena melihat kondisinya yang sudah tua warga berinisiatif membangunkan gubuk untuk dia tinggal, untuk makan sehari-hari seringnya dirumah saya, kadang ada juga dari tetangga yang peduli,” katanya.

- Advertisement -

Hingga berita ini di tayangkan pihak Ketua Rt 07 Nanang belum bisa dijumpai, menurut Neneng tetangganya mengatakan “Mungkin sedang keluar pak” ucap Neneng singkat.

Juga Kepala Desa Cimanggu 1 pun belum bisa ditemui di Kantor Desa “Hari libur panjang pak, masuknya hari Senin,”
ungkap seorang Linmas.

(Ipay/Fahri)

- Advertisement -

1 KOMENTAR

  1. Bukan sebatang kara, tapi melainkan beliau yg ingin hidup seperti itu, karna saya sudah memulangkan ke kampung halamannya di cilacap tapi beliau malah kembali ke bogor, silahkan konfom ke saya perihal ini

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

200 Satgas Wilayah di Ganjar Penghargaan Pada Pelaksanaan PPKM Mikro

NANGGUNG-Pemerintahan Desa (Pemdes) Nanggung, Kecamatan Nanggung, mengikuti Zoom meeting dalam rangka evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro dan pemberian penghargaan periode...

Berita Terkait
publikbicara.com

%d blogger menyukai ini: