25.2 C
Bogor
Jumat, 26 Februari 2021

Seorang Kakek Di Banten Hilang Setelah Masuk Ke Hutan

Berita Populer

DP Sempat Pamit Kerjakan Tugas Sekolah

CIBUNGBULANG - DP warga kampung Ciaruteun RT 01 RW 03, Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, yang ditemukan tewas...

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

Usai Jajan Di Warung, DP Tak Pulang Lagi

CIBUNGBULANG - Sehari sebelum korban DP meninggal dunia dan jasadnya di ketemukan warga dalam kantong plastik besar berwarna hitam...

Anggota Satpol PP Ini Miliki Nama Unik di Name Tag

LEUWILIANG - Dalam operasi penertiban pedagang kaki lima di sepanjang jalan raya leuwiliang tepatnya di depan pasar Leuwiliang, ada...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...
- Advertisement -

Serang – Seorang kakek bernama Tinggal (80), warga Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, dilaporkan hilang oleh keluarganya

Kakek Tinggal tidak kunjung pulang ke rumah setelah masuk ke hutan Kadu Bajo, Desa Sindanglaya, Cinangka, sejak Minggu (25/10/2020) kemarin pada pukul 13.00 WIB.

Humas Basarnas Banten Warsito mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga pada Senin (26/10/2020) pada pukul 18.45 WIB.

- Advertisement -

Tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian meskipun cuaca sedang hujan deras.

“Warga melakukan pencarian sebelumnya, Namun hasilnya korban yang kondisinya sudah pikun itu belum ditemukan,” kata Warsito kepada wartawan. Senin (26/10/2020).

Sebelum dilaporkan hilang, salah satu warga sekitar sempat melihat kakek Tinggal berjalan kaki seorang diri ke arah Gunung Pilar.

- Advertisement -

“Ada warga yang terakhir melihat itu ke arah gunung pilar. Memang biasanya nyari barang bekas di jalan, di permukiman bukan ke hutan,” ujar Warsito.

Berdasarkan keterangan keluarga, sehari-hari Tinggal bekerja sebagai pemulung dan sudah dua kali dilaporkan hilang.

“Pas kejadian hilang pertama ditemukan oleh warga di gubuk, terus pulang nyari barang bekas lagi,” kata Waristo.

- Advertisement -

Baca juga: Evakuasi Warga yang Tersesat di Hutan Agam Berlangsung hingga Dini Hari Tadi

Saat ini, proses pencarian dihentikan sementara pada pukul 19.30 WIB karena kondisi sudah gelap, dan akan dilanjutkan hari ini.

“Semoga besok ketemu, dan pulang lagi,” tandasnya.

Sumber : Kompas

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Tiba Di Rumah Duka, Jasad Mayat Terbungkus Plastik Dimakamkan Pihak Keluarga

CIBUNGBULANG - Pasca ditemukan pada kamis (25/2/2021) Suasana pemakaman mayat dalam plastik di Desa Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten...

Berita Terkait
publikbicara.com