Beranda Internasional Selamat! Bigetron Red Aliens Berhasil Menjuarai PUBG Mobile Pro League Se-Asia Tenggara

Selamat! Bigetron Red Aliens Berhasil Menjuarai PUBG Mobile Pro League Se-Asia Tenggara

Jakarta – Tim esports asal Indonesia, Bigetron Red Aliens, berhasil menjadi juara kawasan Asia Tenggara dari turnamen PUBG Mobile Pro League (PMPL) SEA Finals Season 2.

Pada hari terakhir pertandingan final, 25 Oktober, BTR RA tersebut merebut posisi puncak yang sebelumnya diduduki Yoodo Gank, tim asal Malaysia, yang menjuarai PMPL SEA Finals Season 1.

“Wah kami sangat senang dan sempat meneteskan air mata saat dipastikan menjadi juara Asia Tenggara untuk pertama kalinya. Untuk para penggemar, kami ucapkan terima kasih untuk doa dan dukungannya selama ini,” kata salah satu anggota BTR RA, Luxxy dalam rilisnya, Senin.

Atas keberhasilan ini, BTR RA berhak meraih hadiah utama berupa uang sebesar US$ 30.000 atau senilai Rp 450 juta. Sementara di peringkat kedua juga diduduki tim asal Indonesia yaitu Aerowolf LIMAX, yang baru pertama kali mengikuti kompetisi ini.

Baca Juga :  Kota Yogyakarta Selain Banyak Tempat Wisata, Juga Kaya Kuliner Mulai Jadah Tempe Hingga Kopi Merapi

Berkat prestasinya ini, Aerowolf LIMAX diganjar hadiah sebesar US$ 20.000 (Rp 293 juta), sedangkan di peringkat ketiga ditempati Secret Jin, tim asal Thailand yang berhak memperoleh hadiah uang sebesar US$ 15.000 (Rp 219 juta).

Pertandingan final yang berlangsung pada 23-25 Oktober itu menandingkan sepanjang 15 ronde dan diwarnai adu pertempuran yang sengit. Masing-masing tim sangat berambisi untuk bisa memperebutkan posisi puncak dan empat tiket lolos ke babak PUBG Mobile Global Championship 2020.

Bigetron Red Aliens harus mengukuhkan kemenangannya dengan penuh perjuangan. BTR RA yang memulai hari terakhir di peringkat kelima, berhasil merangkak secara perlahan ke posisi puncak, setelah berhasil meraih “Winner Winner Chicken Dinner” pada game terakhir di map Vikendi.

Baca Juga :  Resep Bajigur, Minuman yang Cocok Untuk Hangatkan Tubuh Saat Cuaca Mendung

Aerowolf Limax yang memulai hari terakhir di peringkat pertama, justru harus puas mengakhiri turnamen eSports ini sebagai runner-up karena gagal mendapatkan poin kill dan posisi yang bagus pada lima game terakhir.

“Selamat kepada tim yang telah berhasil memperoleh tiket PUBG Mobile Global Championship 2020. Pada turnamen sebelumnya perwakilan dari masing-masing negara di Asia Tenggara telah menyuguhkan kompetisi kelas dunia yang membanggakan. Kami berharap keempat tim terbaik dari Asia Tenggara nantinya dapat memberikan kejutan di kompetisi PUBG MOBILE Global Championship 2020,” kata Kepala PUBGM Asia Tenggara Gaga Li.

Sumber : Tempo

Artikulli paraprakSeorang Kakek Di Banten Hilang Setelah Masuk Ke Hutan
Artikulli tjetërKecamatan Leuwiliang Masuk Nominasi Pilihan Ibu Kota Kabupaten Bogor Barat

Tinggalkan Balasan