Beranda Bogor Raya Protes Dugaan Polusi Udara, Warga Gunungsindur Datangi DPRD Kabupaten Bogor

Protes Dugaan Polusi Udara, Warga Gunungsindur Datangi DPRD Kabupaten Bogor

GUNUNGSINDUR – Protes Warga Desa Curug dan Padurenan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor terhadap PT. Acon Indonesia terkait dugaan pencemaran udara, melakukan aksi damai dengan membentangkan poster-poster aspirasi mereka. Pada, Selasa (27/10).

Aksi protes warga dengan berbaris disepanjang jalan perumahan Garuda, Desa Curug hingga ke depan Pabrik PT. Acon.

Koordinator aksi, yang juga salah satu tokoh masyarakat setempat Sulhajji Jompa dalam orasinya menyatakan, aksi damai tersebut dilakuka karena berkali-kali dilakukan mediasi dengan pihak perusahaan dan pemerintahan Desa dan Kecamatan belum menemukan hasil yang signifikan.

“Dalam proses produksi menghasilkan asap yang sangat mengganggu pernafasan warga, berkali-kali kita mediasi di fasilitasi oleh Pemerintahan Desa dan Kecamatan tapi belum ada hasilnya, maka kita lakukan aksi ini untuk menyuarakan keluhan kita dan setelah ini perwakilan kita akan ke DPRD Kabupaten Bogor untuk menyampaikan segala keluhan kita kepada wakil rakyat disana,” ujarnya.

Baca Juga :  Cara Alami untuk Bersihkan Lendir di Paru-paru, Berikut Penjelasananya

Sekira pukul 13.00 WIB Sejumlah warga-pun mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Bogor untuk menyampaikan aspirasi mereka. Sekitar 10 orang perwakilan warga pun akhirnya ditemui Ketua Komisi I Usep Supratman, Anggota Komisi I Ansori dan Ketua Komisi III Sastra Winara di ruang rapat Komisi I.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I Usep Supratman mengatakan, akan segera melakuka sidak dengan membawa WALHI agar Komprehensif dalam pengumpulan data.

“Kami juga akan mencoba untuk meninjau izin usaha pabrik tersebut dengan mengikutsertakan 5 Instansi yang berwenang mengeluarkan izin, kami juga tidak akan menghalangi upaya hukum warga jika memang menurut warga itu jalan terbaik dan akan merekomendasikan untuk menutup sementara PT. ACON hingga masalah ini ada jalan keluarnya dan warga tidak lagi mengeluhkan polusi,” katanya.

Baca Juga :  Pakar Gizi IPB Ingatkan Konsumsi Gula Orang Dewasa Maksimal 50 gram per Hari

Ketua Komisi III, Sastra Winara dalam keterangannya seusai mendengar tanggapan warga akan segera menindaklanjuti masalah ini dan berkoordinasi dengan dinas terkait terutama DLH yang memang berada dalam leading sectornya.

“Saya akan berkoordinasi dengan teman-teman di Komisi III dan akan segera berkomunikasi juga dengan DLH terkait polusi ini,” ungkap Sastra.

(Tim Redaksi)

Artikulli paraprakPolisi Tewas Diserang Ayam Setelah Grebek Tempat Sabung Ayam
Artikulli tjetërKerjasama TNGHS dan KTH, Diharapkan Dapat Meningkatkan Perekonomian

Tinggalkan Balasan