Beranda News Gerindra Yakin Sandi Tolak Ajakan Jadi Ketum PPP

Gerindra Yakin Sandi Tolak Ajakan Jadi Ketum PPP

Jakarta — Partai Gerindra yakin Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno tidak akan menerima ajakan dari partai politik lain. Termasuk, wacana untuk menjadikan Sandi–sapaan akrab Sandiaga–sebagai calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (Ketum PPP) pada periode mendatang.

Kendati begitu Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad tak menjelaskan alasan keyakinan bahwa Sandi takkan pindah haluan. Hanya saja partainya masih berharap Sandi menjadi bagian dari keluarga besar Gerindra.

“Kami tetap berharap sandi tetap menjadi keluarga besar kami dan kami yakin Sandi tidak akan menerima ajakan partai lain,” kata Dasco kepada wartawan saat dikonfirmasi, Senin (26/10).

Baca Juga :  5 Tenda PKL di Dekat Masjid Al Jabbar Tergusur Kereta Api di Bandung

Di sisi lain ia mengartikan, tawaran untuk bergabung ke partai politik lain itu justru menunjukkan bahwa Sandi merupakan sosok yang bisa diterima dan dianggap punya potensi pemilih.

Bahkan, Dasco menuturkan, PPP bukan satu-satunya partai politik yang pernah mengajak Sandi untuk bergabung.

“Memang ajakan menjadi ketua umum partai lain berarti Sandi diterima dan mempunyai pemilih yang besar. Sehingga, kemudian enggak cuma PPP yang menawarkan,” ucap Wakil Ketua DPR RI itu.

Sebelumnya, kabar Sandi diusulkan menjadi calon Ketum PPP periode mendatang dibenarkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP, Achmad Baidowi. Kata dia, memang ada gagasan dari sejumlah pengurus PPP di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk mengajukan nama Sandi.

Baca Juga :  Kota Yogyakarta Selain Banyak Tempat Wisata, Juga Kaya Kuliner Mulai Jadah Tempe Hingga Kopi Merapi

“[Pihak] yang sebut nama Sandiaga Uno ada beberapa DPC, bukan saya yang usulkan ya. Itu masih wacana,” kata sosok yang akrab disapa Awiek itu lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Minggu (25/10).

Jika hal tersebut benar, maka Sandi bakal menantang calon petahana Suharso Monoarfa pada Muktamar IX PPP yang rencananya digelar pada 19 hingga 21 Desember 2020 mendatang.

Sumber:Cnn indonesia

Artikulli paraprakAntisipasi Macet Libur Panjang, Polisi Siapkan dari Contraflow Hingga One Way
Artikulli tjetërHari Ini Polisi Gelar Operasi Zebra 2020, Langgar Bahu Jalan Bakal Kena Sanksi

Tinggalkan Balasan