25.4 C
Bogor
Kamis, 25 Februari 2021

Sekda Intruksikan Para Camat Agar Menjaga Etika Tidak Arogan

Berita Populer

Satpol PP Kabupaten Bogor Bersihkan Ratusan PKL Liar Pasar Leuwiliang

LEUWILIANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor hancurkan ratusan pedagang kaki lima yang berada di bahu jalan raya...

Pemdes Sadeng Bantu Produksi Anyaman Bambu Mista

LEUWISADENG - Mista (51) diusianya yang tidak lagi muda ia masih tinggal sebatang kara di dalam rumah panggung di...

Seseorang Tak Dikenal Mengamuk Di DPKPP Kab Bogor Satu Security Wanita Luka Di Wajah

BOGOR-Kejadian tak terduga terjadi di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor pada hari ini, 22 Februari...

Miris! Di Wilayah Tambang Emas Nenek Ane Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Miris! Seoang janda berusia sekitar 50 tahun tinggal sendiri di rumah bilik bambu beralaskan tanah di Kampung...

Carut Marut Proyek Renovasi Stadion Pakansari, DPRD Panggil Kadispora

CIBINONG-Carut marut pelaksanaan proyek renovasi stadion Pakansari, Cibinong berbuntut panjang, DPRD Kabupaten Bogor dalam menjalankan fungsi pengawasannya memanggil Kepala...
- Advertisement -

CIBINONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor melalui Sekertaris Daerah (Sekda) Burhanudin sampaikan permohonan maaf atas insiden kesalahpahaman antara Camat Cibungbulang dengan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Bogor Barat (JBB).

Selain itu, insenden tersebut tidak boleh terulang lagi. Sebab, dinilai tidak pantas dan kejadian tersebut agar menjadi contoh bagi camat dan ASN untuk lebih berhati-hati lagi dalam bersikap.

“Saya atas nama pimpinannya (camat Cibungbulang-Red) atas nama Bupati dan Wakil Bupati kebetulan saya mungkin juga ASN karena sebagian koordinatornya, mengucapkan permohonan maaf juga kepada teman-teman dengan ada Statment yang kurang pada tempatnya dari Camat Cibungbulang,” ungkap Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin kepada sejumlah wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Bogor Barat (JBB), Jumat (23/10/2020).

- Advertisement -

Langkah-langkah ke depan sambung Burhanudin, harus ada keterbukaan Informasi Publik . Sehingga tidak ada handycap antara Pemda dengan masyarakat dan juga dengan Insan pers.

“Oleh sebab itu kami sudah ada langkah-langkah, termasuk setiap SKPD harus menyiapkan juru bicara yang bisa berkomunikasi dengan pers dalam hal-hal tertentu mungkin setiap Pimpinan nya juga,” katanya.

Insiden kesalah pahaman antara Camat Cibungbulang Yudi Nurzaman dengan sejumlah Wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Bogor Barat (JBB) agar dijadikan pelajaran, tidak hanya setingkat Camat berlaku juga bagi seluruh ASN di Kabupaten Bogor.

- Advertisement -

“Akan saya lakukan pembinaan bagaimana etika komunikasi dan pres rilis dengan pers kapan saatnya kedinasan dan kapan saatnya dia waktu bertemu dengan teman-teman itu sebagai teman atau sahabat. Jadi jangan campur-campur ketika dinas statmentnya harus sesuai dengan ketentuan dan aturan,” ujarnya.

Menurut Burhanudin, ada 14 kecamatan di wilayah Bogor Barat, tentunya harus ada semacam korwil Paguyuban Camat.

“Karena wilayahnya kita terlalu luas jumlah kecamatan banyak bisa dikatakan ini embrio, jadi saya memandang perlu bahwa di 14 Kecamatan ini ada semacam Paguyuban atau mungkin di posisi kepaguyuban Camat wakil ketua. Prinsifnya saya mendukung, setuju dan nanti saya akan diskusikan dengan 14 Camat termasuk ketua Paguyuban agar ada Ketua Paguyuban Camat zona di wilayah Barat, ” pungkasnya.

- Advertisement -

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Kisah Janda Tua Yang Tinggal di Rumah Beralaskan Tanah

NANGGUNG - Seorang warga miskin terdampak, Nenek Ane (50 tahun) seorang janda yang tinggal di rumah reyot berdinding bilik...

Berita Terkait
publikbicara.com