Beranda Hukum Ade Londok Odading, Dikecam Banyak Netizen Karena Video Barunya

Ade Londok Odading, Dikecam Banyak Netizen Karena Video Barunya

BANDUNG – Masih ingat Ade Londok? Ya, lelaki yang terkenal dengan video viral Odading Mang Oleh hingga membuatnya mendapat predikat Duta Kuliner Jawa Barat dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Selain mendapat predikat Duta Kuliner Jawa Barat, Ade Londok pun memanen popularitas berkat video viralnya itu. Bagai roket, popularitas Ade Londok terus menanjak menyusul video kolaborasinya dengan artis-artis papan atas hingga menjadi bintang tamu di sejumlah stasiun televisi swasta.

Viralnya video Ade Londok dan ketenarannya yang didapat dalam waktu yang relatif singkat tak lepas dari ciri khasnya dalam bertutur kata. Dengan wajah polosnya, Ade Londok kerap melontarkan umpatan kasar bahasa Sunda dengan nada keras. (Baca juga: Coba Yuk! Resep Odading Empuk, Lembut, dan Antigagal)

Warganet hingga Ridwan Kamil sendiri sebenarnya sudah mengingatkan Ade Londok untuk tidak lagi melontarkan umpatan kasar itu. Namun, Ade Londok seakan tak menghiraukan pesan itu. Dia berkilah bahwa ciri khasnya itu bukanlah umpatan, tapi ungkapan yang biasa digunakan orang Sunda, Bandung khususnya.

Kini, bak senjata makan tuan, umpatan khasnya berbuah makian. Sikap warganet terhadap Ade Londok pun berubah 180 derajat. Warganet ramai-ramai memaki Ade Londok hanya gara-gara unggahan videonya yang  mengumpat laki-laki pengendara sepeda motor yang membonceng gadis kecil dengan barang bawaan cukup banyak.

Baca Juga :  Bangkai Sapi Ditemukan Nyangkut Ditumpukan Sampah di Aliran Sungai Wilayah Bandung Kulon

Maksud hati, Ade Londok mungkin ingin mengingatkan warganet, agar tidak mencontoh pengendara motor karena khawatir gadis kecil itu terjatuh. Namun, karena umpatannya dan fakta bahwa sang gadis dan laki-laki pengendara motor adalah ayah dan anak tanpa ibu yang sedang mencari nafkah, Ade Londok pun kena batunya.

Ribuan komentar berbau kecaman dan makian dilontarkan warganet kepada Ade Londok dalam akun Instagramnya, @m.adelondok. Mereka juga menuntut Ade Londok meminta maaf secara langsung dan terbuka kepada ayah dan anaknya itu.

Seperti yang ditulis pemilik akun @pebikm16. “Geus jadi artis teh kudu jadi conto. Omongan di jaga. Sia duta kuliner tapi omongan kitu patut. (Sudah jadi artis harus menjadi contoh. Kamu duta kuliner, tapi ngomong jelek seperti itu)” tulisnya.

“Menta hampura kanu dihina ku sia. Bahasa mah teu meuli. (Minta maaf sama orang yang kamu hina. Bahasa tidak perlu beli),” tulis pemilik akun @ryannugrahas.

Hingga Sabtu (24/10/2020) pagi, ribuan kecaman dan makian terus dilontarkan warganet. Mereka pun menyebut Ade Londok sebagai orang sombong karena belum memberikan klarifikasi apapun terkait video kontroversinya itu.

Baca Juga :  Resep Dadar Gulung Ayam Cocok untuk Bekal Anak Kesekolah

Sebelumnya diberitakan, viralnya video Odading Mang Oleh menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bahkan, dia mengunggah ulang video Ade Londok yang berisikan ‘kalimat iklan’ “Hmm, rasanya seperti anda menjadi Ironman” itu di akun Instagram pribadinya @ridwankamil.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu juga menyebut Ade Londok sebagai S3 (Doktor) ilmu marketing karena mampu membuat kue khas Sunda itu laku keras. Bahkan, pembeli kini harus rela mengantre untuk dapat menikmati sepotong Odading Mang Oleh.

“Saya sedang berada di Jalan Baranangsiang Bandung bersama S3 Marketing Indonesia Mang Ade Londok. Beliau bisa membuat satu produk jadi terkenal, salah satunya skill bahasa. Kang Ade ini sedang akan saya tugaskan mempromosikan kuliner Jabar,” tutur Kang Emil, Rabu (16/9/2020).

Dalam kesempatan itu, Kang Emil pun menghadiahi Ade Londok sebuah handphone baru untuk aktivitasnya di dunia maya.

“Kemarin ada aspirasi kalau nges-vlog hp-nya suka copot, sekarang saya kasih hadiah hp baru. Silakan dibuka. Hp-nya saya kasih agar bisa ngevlog dengan kualitas yang baik, bahasanya tolong disesuaikan,” ujar Kang Emil

Sumber : Sindo

Artikulli paraprakKondisi Rusak Parah, Kantor Kecamatan Ciampea Segera Dibangun Pada 2021
Artikulli tjetërLansia di Jasinga Dapat Bantuan Sarana Kamar Lansia

Tinggalkan Balasan