Bupati Bogor Bela Camat Yang Lecehkan Wartawan

Berita Populer

- Advertisement -

TAMANSARI – Bupati Bogor Ade Yasin bela oknum camat yang diduga sudah melecehkan insan pers dan akan mempertemukan Camat Cibungbulang Yudi Nurzaman dengan para wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Bogor Barat (JBB).

“Saya minta pastinya untuk mempertemukan-lah antara pak camat dengan media nanti supaya tidak berkembang ya karena kan namanya manusia kadang-kadang slip of tounge (Keselip Lidah-Red),” ungkap Ade Yasin kepada wartawan usai menghadiri acara Temu Petani dan Exportir Tanaman Hias di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kamis (22/10/2020).

Untuk sangsi kata Ade yasin, nanti akan dilihat dalam prosesnya, apakah ada unsur kesengajaan atau karena keselip lidah.

- Advertisement -

“Ya mungkin slip of toung yah, mungkin prosesnya seperti apa nanti diprosesnya seperti apa mungkin minta maaf atau apa lah jadi mungkin karena dia sengaja atau tidak,” Ujarnya.

Pernyataan yang diduga melecehkan profesi jurnalis yang dikeluarkan oleh Camat Cibungbulang Yudi Nurzaman pada saat mediasi aksi demo yang dilakukan Forum Kepemudaan dan warga Cibatok satu, terkait lima tuntutan untuk meminta mutasikan Camat, serta audit transfaransi anggaran program Pemerintah Desa Cibatok satu di aula Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor Rabu (21/10/20) menuai reaksi dari kalangan jurnalis yang sedang meliput.

Cepi Kurniawan salah satu anggota Jurnalis Bogor Barat (JBB) mengatakan, tidak sepantasnya seorang Camat sebagai pimpinan diwilayah mengeluarkan kata kata yang melecehkan profesi jurnalis di forum saat mediasi.

- Advertisement -

“Kata kata Camat tadi melecehkan profesi jurnalis, sebagai pejabat publik itu mengundang perhatian dari organisasi Jurnalis Bogor Barat (JBB) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor Korwil Bogor Barat. Ini sangat membuat geram awak media yang berprofesi sebagai jurnalis,” Kata Cepi kepada wartawan.

Ia juga menghimbau kepada para Camat dan ASN agar berhati-hati dalam berprilaku. Sebab, sifat dan prilaku mereka disorot publik.

“Namanya ASN harus berhati-hati yah, sikap dan prilaku kita pasti di sorot dan diperhatikan oleh masyarakat,” tegasnya

- Advertisement -

(Fahri)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita terbaru

Peringati Dua Hari Besar Keagamaan, Menteri Johnny: Momentum Bersejarah dan Anugerah Persaudaraan

JAKARTA- Tanggal 13 Mei 2021 diperingati sebagai hari besar dua umat beragama di Indonesia. Pertama, hari raya Idul...

Berita Terkait
publikbicara.com